All England
All England 2021 - Indonesia Dipaksa Mundur, Ketum PBSI: Pemain Sehat, tapi Mental Mereka Terguncang
Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna kecewa atas kejadian di All England 2021, dia memastikan pemain kita sehat, tapi mental mereka terguncang.
"Itu tidak masuk akal. Padahal di saat yang sama, ada pemain dan pelatih Turki tetap dibiarkan (bertanding)," imbuhnya.
Indonesia mengirim tujuh wakilnya yang menghuni di 10 besar peringkat dunia pada All England Open 2021.
Baca juga: Langkah Menlu RI Atas Keputusan yang Memaksa Kontingen Indonesia Mundur dari All England 2021
Empat wakil Merah-Putih pun sebenarnya sudah memastikan satu tempat pada babak kedua All England Open 2021.
Mereka adalah Jonatan Christie, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
Adapun, tiga wakil lain Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Anthony Sinisuka Ginting dinyatakan withdrawn atau mundur.
Agung menambahkan bahwa saat ini kondisi atlet dan kontingen lain baik-baik saja.
"Saya pastikan kondisi atlet di sana sehat-sehat saja," kata Agung.
"Tapi pasti ada goncangan berat di mental mereka. Karena ada keputusan merugikan yang tiba-tiba seperti ini," ucap pria 49 tahun itu.
Ikuti berita terkait All England 2021
Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul All England Open 2021 - Indonesia Dipaksa Mundur, Ketua PBSI Siap Berjuang Jaga Kehormatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ketua-umum-pp-pbsi-agung-firman-sampurna-212.jpg)