Breaking News:

All England 2021

Beda Kasus Tim Indonesia dan 3 Negara Lain yang Dapat Izin Tanding di All England 2021, BWF Pasrah

Pada kasus ini, Kontingen Indonesia harus berurusan dengan NHS, otoritas kesehatan Inggris, bukan panitia -BWF-.

Dok. YouTube AllEnglandBadminton
Logo All England. Pada All ENgland 2021, seluruh Kontingen Indonesia dipaksa untuk mundur dari kejuaraan gegara temuan kasus Covid-19 pada penumpang pesawat yang ditumpangi para wakil Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM - Satu di antara poin yang disorot atas keputusan yang memaksa kontingan Indonesia mundur dari All England Open 2021 adalah dugaan tindak diskriminatif.

Hal itu merujuk pada kejadian tujuh kasus positif di hari pertama All England 2021 pada kontingen sejumlah negara, namun akhirnya mereka tetap bisa bermain meski sempat mengalami penundaan.

Hal ini yang memicu protes dari pemain-pemain Indonesia yang bertanding di All England 2021.

Baca juga: Protes Keras Marcus Gideon, Singgung 7 Kasus Positif Covid Berubah Jadi Negatif di All England 2021

Baca juga: Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021, Shame on You-All England Jadi Trending Topic

Indonesia terpaksa mundur dari All England Open 2021 kendati beberapa pemain telah bertanding pada babak pertama turnamen Super 1000 tersebut.

Para pemain Indonesia mundur dari All England Open 2021 setelah diketahui berada dalam penerbangan yang sama dengan penumpang anonim yang positif Covid-19.

Baca juga: Misterius, Sosok Penumpang yang Bikin Seluruh Wakil Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021

Hampir seluruh pemain dan anggota tim Indonesia mendapatkan pemberitahuan dari National Heatlh Service (NHS) untuk melakukan isolasi mandiri selama 10 hari.

Baca juga: Kronologi Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021, Keraguan BWF soal Hasil Tes COVID-19

Regulasi Covid-19 di Inggris mengatur bahwa seluruh penumpang penerbangan yang sama diwajibkan melakukan isolasi mandiri selama 10 hari terhitung sejak hari kedatangan.

Dari 24 tim yang berangkat, hanya ada empat yang tidak menerima email serupa.

Mereka adalah Mohammad Ahsan (atlet), Irwansyah (pelatih tunggal putra), Iwan Hermawan (kasubid sport science PBSI), dan Gilang (masseur).

Indonesia bukan satu-satunya negara partisipan All England Open 2021 yang tersandung kasus Covid-19.

Baca juga: Fakta Kasus Covid-19 di All England 2021, Penundaan Babak Pertama Hingga Kabar Wakil Indonesia

Halaman
1234
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved