Breaking News:

Mobil Belum Ideal, Sean Gelael Tak Menyangka Bisa Naik Podium di WEC Belgia 2021  

Bersama Stoffel Vandoorne dan Tom Blomqvist, Sean membawa mobil JOTA #28 ke posisi tiga itu dengan susah payah

Dok: Istimewa
Sean Gelael yang membalap dengan tim JOTA bersama Stoffel Vandoorne dan Tom Blomqvist meraih podium ketiga di kelas LMP2, pada ajang FIA World Endurance Championship 2021 di Sirkuit Spa Franchorchams, Belgia, Minggu (2/5/2021) dini hari WIB. 

 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pebalap Indonesian, Sean Gelael mengaku tak menyangka bisa naik podium pada ajang FIA World Endurance Championship 2021 di Sirkuit Spa Franchorchams, Belgia, Minggu (2/5/2021) dini hari WIB.

Sean yang membalap dengan tim JOTA bersama Stoffel Vandoorne dan Tom Blomqvist meraih podium ketiga di kelas LMP2.

Sean mengaku bersyukur dan tak menyangka bisa naik podium di kondisi mobil yang menurutnya masih belum maksimal.

Baca juga: Sean Gelael Jadi Kapten Tim Indonesia ke FIA Motorsport Games

Alhamdulillah. Saya tidak menyangka bakal naik podium lagi karena mobil yang belum ideal dan lawan-lawan juga berat. Terima kasih buat Stoffel dan Tom, juga untuk seluruh tim JOTA yang hari ini sangat berbahagia karena meraih double podium," ujar Sean dalam keterangan resminya.

Sean juga merasa bahagia karena untuk kedua kalinya dia mendapatkan hasil manis di bulan Ramadhan. Sebelumnya, tahun 2018 di Monako, dia menjadi runner-up Formula 2 saat Ramadhan.

Bersama Stoffel Vandoorne dan Tom Blomqvist, Sean membawa mobil JOTA #28 ke posisi tiga itu dengan susah payah. Ini mengingat mereka start dari posisi 6 kelas LMP2.

Baca juga: Modal Apik Sean Gelael Jelang Tampil di FIA World Endurance Series 2021

Saat start, Stoffel bahkan sempat melorot ke posisi 9 sebelum berbagai kondisi di trek dan aksi menyusulnya membawa dia ke posisi empat.

Sean kemudian gantian menyetir. Dia sempat membawa timnya ke posisi tiga. Hanya, ban yang aus dan perkembangan kondisi di trek membuat posisinya melorot.

Tom menjadi pebalap terakhir yang menggeber mobil bersasis Oreca 7 tersebut. Dia berhasil membuat fastest lap bagi timnya, dan bahkan sempat berada di posisi dua.

Akan tetapi, sebuah insiden di mana Tom dianggap menyenggol pebalap lain membuat dia harus kena drive through penalty, sehingga posisi dua itu pun jadi milik mobil JOTA lain, #38. Tom sendiri finis di P3.

Finis di podium adalah target utama tim JOTA, mengingat mobil mereka jauh dari sempurna sejak Prologue, free practice, hingga kualifikasi. Namun saat race 6 Hours of Spa-Francochamps itu dimulai, semua jadi beda.

Kerja keras dan meminimalisasi kesalahan adalah kunci keberhasilan mereka bisa naik podium. Seri berikut WEC, 8 Hours of Portimao, digelar di Portugal pada 13 Juni 2021.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved