Breaking News:

MotoGP

Saat Guru Mencontoh Murid, Valentino Rossi Malah Crash Kala Morbidelli Tembus Start 5 Besar

Dilihat dari catatan waktunya, Rossi tertinggal cukup jauh dari Morbidelli dengan selisih ritme mencapai satu detik lebih lambat.

PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP
Pembalap Italia Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, melakukan tikungan selama sesi latihan ketiga MotoGP dari Grand Prix Spanyol di Sirkuit Jerez di Jerez de la Frontera pada 1 Mei 2021. PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP 

Sudah bukan menjadi rahasia bahwa Rossi sejak dahulu lebih memilih menggunakan ban tipe keras yang menawarkan usia pakai yang lebih panjang.

Lebih-lebih, Sirkuit Catalunya menuntut penggunaan ban ekstra karena pembalap menghabiskan sebagian besar putaran mereka di tikungan cepat dan panjang.

Baca juga: Franco Morbidelli Sindir Marc Marquez, Aksi Tak Pantas Buat Juara Dunia 8 Kali

Tentu saja, ada konsekuensi yang harus dihadapi Rossi dkk. jika ingin memasang ban dengan kompon yang lebih keras.

Permukaan aspal di Sirkuit Catalunya memiliki grip yang tergolong rendah sehingga mereka perlu mengeluarkan usaha ekstra untuk mencapai ritme ideal.

Hal itu pula yang membuat Rossi baru menjajal opsi ban yang cenderung lunak yaitu ban lunak-medium pada FP1 dan ban medium-medium pada FP2.

Dilihat dari catatan waktunya, Rossi tertinggal cukup jauh dari Morbidelli dengan selisih ritme mencapai satu detik lebih lambat.

Baca juga: Rekap Hasil FP1 dan FP2 MotoGP Catalunya 2021 - Quartararo Melempem, Rossi-Marquez Alami Penurunan

Alhasil, performa kuat Morbidelli membuat Rossi tertarik untuk menjajal opsi ban serupa pada latihan bebas berikutnya.

"Saya menyukai tipe ban ini," kata Rossi, dilansir dari GPOne.

"Ini bekerja dengan baik di Portimao, tetapi ada beberapa trek, contohnya Jerez, di mana ban ini tidak mungkin dipakai."

"Franco tampil cepat hari ini, dan saya pastinya akan mencobanya besok [Sabtu], berharap perfoma saya akan lebih bagus," imbuhnya.

Baca juga: MotoGP Spanyol 2021, Valentino Rossi Mulai Jengah Balapan, Masalah Klasik Seolah Tak Ada Obatnya

Halaman
1234
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved