Breaking News:

Zainudin Amali Belum Bisa Putuskan Kontingen Indonesia ke Olimpiade Tokyo Dilepas Secara Virtual

Atlet-atlet Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade biasanya menjalani prosesi pelepasan yang dipimpin langsung oleh Presiden.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Dok. Kemenpora
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Atlet-atlet Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade biasanya menjalani prosesi pelepasan yang dipimpin langsung oleh Presiden.

Namun saat ini kondisis Indonesia tengah fokus dalam menekan penyebaran Covid-19 mengingat kasusnya meningkat secara signifikan.

Untuk itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali belum bisa memastikan apakah pelepasan atlet-atlet atau kontingen Indonesia ke Olimpiade Tokyo bakal dilepas langsung oleh Presiden Joko Widodo atau melalui virtual.

“Kalau dalam keadaan normal pastinya akan dilepas secara resmi oleh Bapak Presiden baik itu Olimpiade, Asian Games bahkan SEA Games pun seperti itu, tapi kalau kondisi seperti saat ini sedang tidak bagus, kita juga tidak bisa memastikan diri bisa dilepas secara langsung atau tidak,” ungkap Zainudin Amali, Kamis (1/7/2021).

Menpora juga mengatakan bahwa pihaknya sudah berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo mengenai acara tersebut.

Dalam surat tersebut Menpora Amali menyerahkan waktu dan tempat serta kegiatan pelepasan kontingen Indonesia akan dilakukan secara langsung atau tidak kepada pihak Istana.

“Kami sudah mengirim surat kepada Bapak Presiden tapi waktu dan tempat kita serahkan kepada beliau. Memang harapan dari NOC tanggal 5 juli tapi di surat kami serahkan kepada Bapak Presiden,” kata Zainudin Amali.

“Tapi kita beritahukan juga kalau ada sebagian atlet kita yang akan berangkat tanggal 8 (juli), atlet bulutangkis. Mereka akan berangkat duluan. Jadi sekarang kita tunggu saja dari pihak Istana seperti apa, baik tanggal ataupun tempatnya,” lanjut Zainudin Amali.

“Kita harus juga tahu bahwa penyebaran virus varian baru ini lebih cepat, saya kira tunggu saja arahan dari istana kalau toh akhirnya virtual saya kira itu tidak mengurangi esensi dari dukungan Kepala Negara terhadap para atlet yang akan berangkat,” jelas Zainudin Amali.

Seperti diketahui, kontingen Indonesia dipastikan bakal mengirim 28 atlet di Olimpiade Tokyo nanti.

Olimpiade Tokyo akan diadakan pada 23 Juli – 8 Agustus 2021, kontingen Indonesia rencana bakal berangkat pada 8 Juli untuk cabor badminton, sedangkan cabor lainnya tangga 17 Juli, tim CdM tanggal 20 Juli dan terakhir tim atletik berangkat 24 Juli 2021.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved