Olimpiade 2021

Raih Medali Perak Olimpiade Jepang, Eko Yuli Irawan Ingin Jadi Pelatih dan Buka Klub Angkat Besi

Pria kelahiran Metro Lampung 24 Juli 1989 ini ingin sekali menjadi pelatih dan membuat klub angkat besi sendiri di masa depan.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Eko Yuli Irawan, kelahiran Metro Lampung 24 Juli 1989 dengan latar belakang Desa Olimpiade di Tokyo Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Atlet angkat besi Indonesia, Eko Yuli Irawan berhasil mendapatkan medali perak kejuaraan angkat besi Olimpiade Tokyo di Jepang, Minggu (26/7/2021).

Pria kelahiran Metro Lampung 24 Juli 1989 ini ingin sekali menjadi pelatih dan membuat klub angkat besi sendiri di masa depan.

"Alhamdullillah bisa dapat medali perak. Iya kalau memungkinkan saya mau jadi pelatih di masa depan sekaligus kalau punya uang ya buka klub angkat besi sendiri melatih banyak atlet muda lainnya agar menjadi juara-juara dunia lainnya bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional," kata Eko khusus kepada Tribunnews.com, Senin (26/7/2021) siang di Tokyo.

Eko yang memiliki dua anak, perempuan (8) dan laki-laki (2) merasa sangat terbatas saat ini akibat pandemi corona.

"Bisa dimaklumi ya karena pandemi corona kita tak bisa ke mana-mana di Tokyo, cuma bisa ke tempat latihan, tempat pertandingan dan Desa Olimpiade. Padahal kalau memungkinkan ingin belanja oleh-oleh buat keluarga dan teman-teman di Indonesia juga sih. Apa boleh buat Corona membatasi hal ini," kata Eko.

Ketika ditanya apa yang diinginkannya kalau bisa ke luar dari lingkungan Olimpiade dan berkeliling Tokyo, Eko mengaku ingin mencoba ramen Jepang.

Peraih medali perak pria cabang angkat besi, Eko Yuli Irawan (kiri), Minggu (25/7/2021) berfoto tanpa masker bersama juara pertama dan ketiga (kanan).
Peraih medali perak pria cabang angkat besi, Eko Yuli Irawan (kiri), Minggu (25/7/2021) berfoto tanpa masker bersama juara pertama dan ketiga (kanan). (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

"Saya mau coba Ramen Jepang, enak sekali katanya. Yah apa boleh buat situasi kondisi corona ini penuh keterbatasan jadinya," lanjutnya.

Ini bukanlah pertama kalinya bagi Eko ke Jepang. Tahun 2008 dia pernah ke Kanazawa sehingga sempat melihat Jepang dari berbagai bidang.

"Alhamdullillah saat saya ulang tahun 25 Juli lalu ada banyak teman ikut membuat kebahagiaan ini. Demikian pula Pak Rosan dan Pak Okto ikut memberikan selamat kepada saya. Bahagia rasanya," tambahnya.

Meskipun demikian Eko tidak merasa kecewa karena memang tugasnya ke Jepang untuk menjadi juara.

"Saya ke Jepang untuk meraih medali dan itu saya buktikan untuk bangsa dan negara merah putih kita tercinta. Dukungan dari para teman, pelatih dan semua anggota tim Indonesia sudah sangat berharga sekali bagi saya memberikan motivasi besar untuk jadi juara. Terima kasih semuanya," lanjutnya.

Kepada masyarakat Eko juga berharap akan ikut berdoa dan memberikan dukungan sepenuhnya kepada semua atlet Indonesia yang masih berjuang hingga kini di kancah Olimpiade Tokyo.

"Semoga saja semakin banyak lagi medali diraih tim dan atlet Indonesia di Olimpiade ini nantinya," kata Eko berharap.

Baca juga: Eko Yuli Irawan Sumbang Perak, Dulu Berlatih Angkat Besi di Sela Kesibukannya Menggembala Kambing

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved