Breaking News:

Olimpiade 2021

Kisah Kevin Cordon demi Olimpiade 2021, Latihan di Gereja dengan Penerangan Buatan

Kisah perjalanan Kevin Cordon demi Olimpiade 2021, latihan di Gereja dengan penerangan buatan.

Pedro PARDO / AFP
Pebulu tangkis Guatemala Kevin Cordon merayakan kemenangannya atas Mark Caljouw dari Belanda dalam pertandingan babak 16 besar bulu tangkis tunggal putra selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 29 Juli 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Siapa yang mengira, Kevin Cordon bisa melaju hingga semifinal bulutangkis Olimpiade 2021?

Pebulu tangkis tunggal putra asal Guatemala itu memberi kejutan setelah pertama kalinya melenggang ke semifinal Olimpiade 2021 dengan mengalahkan Heo Kwang-hee, Sabtu (31/7/2021).

Kevin Cordon dengan pedenya mengalahkan pebulu tangkis asal Korea yang mengalahkan unggulan satu dunia, Kento Momota dua set langsung, 21-13 dan 21-18.

Ini adalah Olimpiade keempat bagi Kevin Cordon, dia tercatat sebagai pebulu tangkis pertama asal Guatemala, Amerika Latin yang berhasil mencapai tahap semifinal Olimpiade.

Baca juga: Sorotan Olimpiade 2021 - Potensi Final Ginting vs Axelsen, Chen Long Hambatan dan Cordon Kejutan

Pemain Guatemala Kevin Cordon merayakan dengan seorang pelatih setelah kemenangannya atas pemain Belanda Mark Caljouw dalam pertandingan babak 16 besar bulu tangkis tunggal putra selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 29 Juli 2021.
Pemain Guatemala Kevin Cordon merayakan dengan seorang pelatih setelah kemenangannya atas pemain Belanda Mark Caljouw dalam pertandingan babak 16 besar bulu tangkis tunggal putra selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 29 Juli 2021. (Pedro PARDO / AFP)

Bukan perkara mudah bagi Kevin Cordon untuk bisa mencapai level ini, apalagi disaat pandemi, di mana pusat olahraga di negara asalnya digunakan untuk pusat perawatan pasien virus corona.

Laporan itu disampaikan ESPN, dilansir Aleteia, La Union, Zacapa, adalah kota di mana Kevin Cordor menjalani pemusatan latihan.

Namun situasi tersebut tak membuatnya patah arah dan menciutkan impiannya untuk tampil di Olimpiade Tokyo 2021.

Dia menemukan tempat-tempat baru dan aneh untuk melanjutkan pemusatan latihannya.

Termasuk ketika menjalani latihan di aula paroki sebuah gereja (Paroki San Francisco de Asis) di kota Zaacapa.

Hal itu diungkap oleh seorang Pastoral Pemuda Guatemala dan Amerika Tengah, Gabbriel GT.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved