Breaking News:

Olimpiade 2021

Digebuk Greysia/Apriyani di Final, Ganda China Dilaporkan ke BWF Karena Ucapkan Kata-kata Kotor

Chen dituding melontarkan sumpah serapah itu saat kalah di gim pertama dan kembali mengulanginya beberapa kali dengan intensitas tinggi di gim kedua.

Pedro PARDO / AFP
Pebulutangkis China Chen Qingchen (kanan) dan Jia Yifan dari China melakukan selebrasi setelah memenangkan pertandingan semifinal bulu tangkis ganda putri melawan Kong Hee-yong dari Korea Selatan dan Kim So-yeong dari Korea Selatan selama Pertandingan Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 31 Juli 2021. 

Chen dituding melontarkan sumpah serapah itu saat kalah di gim pertama dan kembali mengulanginya beberapa kali dengan intensitas tinggi di gim kedua.

Hal ini bahkan terjadi saat dia dan Jia berhasil mencetak poin sekalipun.

Chen/Jia sendiri akhirnya bisa mengalahkan Kim/Kong dalam tiga gim dengan skor 19-21, 21-16, 21-14.

Baca juga: Cerita di Balik Kiprah Atlet di Olimpiade, Istri Hendra Setiawan Menangis Saat Lalui Ini Sendirian

Atlet ganda putri China, Chen Qing Chen.
Atlet ganda putri China, Chen Qing Chen. (via Wikipedia)

Usai laga tersebut berakhir, Chen mencoba mengklarifikasi perihal kalimat tersebut lewat media sosial.

Chen menuturkan jika dia mencoba mendorong dirinya sendiri selama pertandingan dan hanya membuat pengucapan yang tidak akurat.

"Sebenarnya, itu hanya cara saya (memotivasi diri) untuk mendapatkan kemenangan," ujar Chen di Weibo.

"Saya akan menyesuaikan ucapan saya," imbuhnya

Sayang, kata-kata kurang sopan itu kabarnya kembali keluar saat mereka bertemu Kim/Kong di babak semifinal.

Baca juga: Dugaan Aksi Body Shaming ke Atlet Angkat Besi Nurul Akmal Saat Tiba di Tanah Air Bikin Netizen Geram

Pebulu tangkis China Jia Yifan (kiri) dan pebulutangkis China Chen Qingchen kehilangan gim pertama dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Apriyani Rahayu dari Indonesia dan Greysia Polii dari Indonesia selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus , 2021.
Pedro PARDO / AFP
Pebulu tangkis China Jia Yifan (kiri) dan pebulutangkis China Chen Qingchen kehilangan gim pertama dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Apriyani Rahayu dari Indonesia dan Greysia Polii dari Indonesia selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus , 2021. Pedro PARDO / AFP (Pedro PARDO / AFP)

Baca juga: Pesan Joko Supriyanto ke Anthony Ginting-Jonatan Christie: Jangan Pikirkan Hal di Luar Bulutangkis

Akibat kata-kata tersebut, media Korea Selatan pun memberitakan kontroversi ini dan menyebarluaskan kritik pada Chen/Jia.

Sementara itu, BAK melayangkan keluhan pada BWF atas kalimat kasar yang diucapkan Chen.

Mengingat, BWF memiliki aturan bahwa pemain tidak boleh menggunakan kata-katakotor yang cukup keras untuk didengar oleh wasit dan penonton.

Namun, meski BWF memiliki aturan itu, Komite Olimpiade Internasional (IOC) tidak memiliki aturan yang melarang pengucapan umpatan dalam pertandingan. (Ananda Lathifah Rozalina/BolaStylo)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved