Breaking News:

Olimpiade 2021

Tiba di Jakarta, Greysia Polii dkk Dipastikan Dalam Keadaan Sehat

Kedisiplinan para atlet saat berada di Tokyo dikatakan Rosan jadi kunci mereka bisa terhindar dari paparan Covid-19.

Abdul Majid/Tribunnews.com
Menpora Zainudin Amali saat menyambut kehadiran Greysia Polii dkk. di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (5/8/2021) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala kontingen Indonesia (CdM) Rosan Perkasa Roeslani mengatakan rombongan kontingen Indonesia yang tiba dini hari ini di Jakarta semuanya dalam keadaan sehat.

Kedisiplinan para atlet saat berada di Tokyo dikatakan Rosan jadi kunci mereka bisa terhindar dari paparan Covid-19.

Alhamdulillah semua atlet dan ofisial baik di sana maupun di sini dilaporkan dalam keadaan baik semua,” kata Rosan di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga: Pemain Kelas Dunia, Peforma Jonatan Christie di Olimpiade Bikin Joko Suprianto Bingung

Chef de Mission Kontingen Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani berharap para atlet, pelatih dan tim pendukung bisa tampil maksimal agar bisa mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Dok: NOC Indonesia
Chef de Mission Kontingen Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani berharap para atlet, pelatih dan tim pendukung bisa tampil maksimal agar bisa mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Dok: NOC Indonesia (Dok. NOC Indonesia)

Baca juga: Deretan Hadiah dan Bonus yang Dijanjikan ke Greysia/Apriyani, Dari Duit Miliaran Sampai Rumah di PIK

“Menjalankan Olimpiade di tengah pandemi Covid-19 tidaklah mudah. Karena kita harus ikuti protokol kesehatan yang ada, dan sangat-sangat ketat. Selama dua minggu di san, atlet maupun ofisial hanya boleh di Wisma Atlet, tempat latihan dan tempat bertanding. Tidak boleh keluar dari bubble yang sudah ditentukan,” jelas Rosan.

Rosan melanjutkan meski berlaga di tengah pandemi Covid-19, 28 atlet Indonesia tetap berjuang keras.

Hasilnya, di Olimpiade kali ini Indonesia bisa memperbaiki prestasi dengan torehan lima medali: satu emas, satu perak dan tiga perunggu.

Baca juga: Legenda Bulutangkis Joko Suprianto Soroti Peforma Jonatan Christie di Olimpiade, Ada Apa Jojo?

Perolehan itu membuat Indonesia kini berada di peringkat ke-43 sementara.

Lebih baik dari Olimpiade Rio de Janeiro 2016 yang mana Indonesia hanya mengemas tiga medali; satu emas, dua perak.

“Yang mau saya sampaikan semangat para atlet, ofisial itu ternyata tidak luntur sama sekali. Mereka buktikan dengan perolehan medali emas dari ganda putri Greysia/Apriyani, satu perak dari angkat besi Eko Yuli dan tiga perunggu satu dari mas Ginting, dan dua perunggu dari atlet junior kita, Rahmat dan Cantika,” kata Calon Dubes Amerika Serikat tersebut.

“Dan tentunya kami juga sangat apresiasi setinggi-tingginya yang selama ini terus mensuport kami, terus beri dukungannya yang sangat luar biasa dan sangat concern keadaan kami di sana,” katanya.

Simak cerita Edison Ginting tentang perjuangan anaknya, Anthony Ginting mulai dari nol hingga ke Olimpiade

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved