Moto2

Melesat Hingga 260 Kpj di Austria, Duo Pebalap Federal Oil Gresini Tatap Moto2 Inggris 2021

Bila melihat data, kecepatan motor Triumph berbasis Kalex yang digunakan Di Giannantonio mampu melesat hingga 260,2 kilometer per jam di Österreich

hand out/IST/Federal Oil Gresini Moto2
Pebalap Federal Oil Gresini Moto2, Nicolò Bulega pada balapan Moto2 Austria 2021, Minggu (15/8/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Dua pebalap Federal Oil Gresini Moto2 sudah berusaha membalap dengan hati untuk mendapat hasil optimal pada Moto2 Austria 2021, Minggu (15/8/2021).

Hasilnya, Fabio Di Giannantonio berhasil finis posisi 12 dengan mendapat tambahan poin di klasemen Juara Dunia Moto2 2021.

Adapun Nicolò Bulega terkendala dengan setelan motor di sirkuit Österreich dan harus finis di posisi 22.

Bila melihat data, kecepatan motor Triumph berbasis Kalex yang digunakan Di Giannantonio mampu melesat hingga 260,2 kilometer per jam.

Baca juga: Raih Podium 2 MotoGP Styria 2021, Joan Mir Pakai Perangkat Pengatur Ketinggian Baru di Suzuki GSX-RR

Namun kondisi sirkuit dan permukaan aspal yang terbilang panas, membuat kedua pebalap Federal Oil Gresini Moto2 terkendala mengendalikan motor.

Menanggapi finis di posisi 12, Diggia yang pada musim 2022 akan berlaga di kelas MotoGP ini mengatakan, dia tidak senang atas raihannya di Moto2 Austria 2021.

"Karena kami melakukan balapan yang bagus dalam kondisi yang jauh lebih buruk dibandingkan pekan lalu. Saya melakukan awal yang baik dan berjuang untuk sepuluh besar sampai akhir. Saya ingin berterima kasih kepada tim karena kami bekerja sangat keras dan berhasil meningkatkan banyak hal selama dua minggu ini,” kata dia.

Sementara itu Bulega menambahkan, timnya sudah berjuang mengatasi suhu panas tersebut.

Baca juga: Sempat Terobos 10 Pebalap di Moto2 Belanda, Pebalap Federal Oil Gresini Tutup Paruh Musim di 5 Besar

"Sayangnya saya belum merasa pas dengan front-end dan kami berjuang baik di tikungan masuk dan keluar. Untungnya selanjutnya kami pergi ke trek seperti Silverstone, trek yang lebih saya sukai dan lebih cocok dengan gaya berkendara saya,” kata dia.

Hasril Arsyad selaku Federal Oil Marketing General Manager PT ExxonMobil Lubricants Indonesia menyatakan tim dan pebalap sudah berusaha dengan baik di balapan kali ini.

“Persaingan di pertengahan musim ini kian ketat, kami ingin Diggia dan Bulega bisa membuat bangga para pengguna motor dan konsumen Federal Oil di Indonesia. Berharap di seri berikutnya akhir bulan ini, (29 Agustus) di Moto2 Inggris mereka bisa hasilkan podium kemenangan sehingga menambah poin di klasemen Juara Dunia Moto2,” jelas Hasril Arsyad.

Baca juga: Bawa Setelan Baru, Pebalap Federal Oil Gresini Moto2 Lebih Siap Hadapi Hujan di Sirkuit Assen

Dia juga menyoroti tulisan ‘Bikin Bangga Indonesia’ di livery motor kedua pebalap ini.

“Sesuai dengan tagline yang Federal Oil selalu gaungkan yaitu ‘Bikin Bangga Indonesia’ kami tentunya berharap agar sisa musim performa Diggia dan Bulega semakin meningkat. Dukungan dan doa dari seluruh konsumen pelumas Federal Oil dan penggemar tim FOGM2 terus mengalir bagi Diggia dan Bulega,” tambah Hasril.

Seri ke-12 Moto2 2021 akan berlangsung di sirkuit Silverstone.

Diggia dan Bulega mengakui sangat menyukai sirkuit yang sudah berusia lebih dari 60 tahun tersebut.

Melihat data, lintasan tersebut memiliki panjang 5,9 km dengan 8 tikungan ke kiri dan 10 tikungan ke kanan. (*/)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved