SEA Games 2022
Badminton SEA Games 2022: Sukses Revans, Apri/Fadia Jaga Fokus dan Enjoy Tatap Babak Semifinal
Pasangan Apriyani Rahayu dan Siti Fadia mengaku akan jaga fokus dan enjoy untuk menatap laga semifinal SEA Games 2022 di kejuaraan perorangan.
Penulis:
Niken Thalia
Editor:
Claudia Noventa
TRIBUNNEWS.COM - Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil menuntaskan revans dengan wakil Thailand, Jumat (20/5/2022).
Adalah pasangan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai yang kembali bersua dengan Apri/Fadia di kejuaraan perorangan SEA Games 2022.
Pembalasan kekalahan itu berhasil diselesaikan hanya dengan dua gim saja.
Baca juga: Hasil SEA Games 2022 Hari Ini - Apriyani/Siti Tuntaskan Revans, 6 Wakil Indonesia Melesat Semifinal
Baca juga: Jadwal SEA Games 2022 Hari Ini, Peluang Tambahan Medali Emas dari Catur hingga Voli Pantai
Apri sendiri memandang wakil Thailand yang berhasil ia kalahkan itu justru terlihat merubah gaya permainannya.
Juara Olimpiade Tokyo itu menerangkan bahwa mereka sangat terlihat berbeda jika dibandingkan dengan saat bertemu di final kejuaraan beregu.
Perbedaan itu terlihat terutama pada kesiapan. Bahkan Apri melihat lawannya itu justru lebih siap ketika di final beregu.
"Saya melihat kali ini mereka agak menurunkan permainan mereka," terang Apriyani dilansir PB Djarum.
"Kalau di final beregu kemarin mereka kaya sudah siap banget, mau nerima pukulan kami juga siap banget."
"Dan memang hari ini kami sudah siap, mau main kuat-kuatan juga ayo."
Melihat adanya penurunan permainan itu, mereka tak menyia-nyiakan kesempatan.
Pasangan baru andalan kontingen Indoneisa itu segera bertarung habis-habisan menumbangkan wakil Thailand.
Usaha mereka akhirnya berhasil dituntaskan dengan kemenangan telak.
Ucapan syukur mereka ucapkan lantaran bisa menuntaskan pertandingan tanpa cedera.
"Kami juga bersyukur kepada Allah SWT karena bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera," jelas Apri.

"Pertandingan hari ini kami sudah mempersiapkan semuanya dengan matang. Komunikasi, jaga badan dan jaga pikiran."