MotoGP

Terkenal Tak Selalu Nyaman, Fabio Quartararo Akui Sulit Quality Time Bareng Keluarga

Rider Yamaha, Fabio Quartararo mengaku kesulitan habiskan waktu bersama keluarga di Prancis karena banyak fan yang menyita waktunya.

Penulis: Drajat Sugiri
Website motogp.com
Eskpresi dari pembalap Prancis, Fabio Quartararo saat menghadiri konferensi pers di MotoGP Belanda 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo mengaku risi dengan popularitas maupun ketenaran yang dia miliki.

Pamor Fabio Quartararo melejit hebat setelah dia menjadi Juara Dunia MotoGP 2021.

Pencapaian Fabio Quartararo menorehkan tinta emas sebagai pembalap pertama Prancis yang menjadi juara dunia di kelas para raja.

Tak pelak pemilik nomor #20 ini menjadi elu-eluan publik Prancis.

Baca juga: Jadwal Paruh Kedua MotoGP 2022 di Sirkuit Silverstone Inggris: Live Trans7 & Streaming Vision Plus

Pembalap Prancis Fabio Quartararo mengemudikan Yamaha-nya di bawah guyuran hujan saat sesi latihan bebas pertama MotoGP di sirkuit TT Assen, pada 24 Juni 2022.
Pembalap Prancis Fabio Quartararo mengemudikan Yamaha-nya di bawah guyuran hujan saat sesi latihan bebas pertama MotoGP di sirkuit TT Assen, pada 24 Juni 2022. (Vincent Jannink / ANP / AFP)

Bahkan namanya kerap kali bersanding dengan Kylian Mbappe pada kolom utama di berbagai media masa negaranya.

Kondisi ini memicu sang rider risi dan mengaku mulai terganggu dengan popularitas yang ia miliki. Salah satu privasinya yang terganggu adalah quality time bersama keluarga.

"Saya tidak sering berkunjung ke Prancis karena saya bertempat tinggal di Andorra," terang Fabio Quartararo, seperti yang dikutip dari laman Tuttomotoriweb.

Quartararo merupakan rider kelahiran, Nice, Prancis. Dia beberapa kali berkunjung ke nagara kelahirannya untuk menghabiskan waktunya bareng sanak saudaranya.

"Saya memilih menghabiskan waktu di Prancis hanya untuk keluarga. Namun jujur saja, sulit melakukannya," tambah pembalap berjuluk El Diablo ini.

"Untuk menikmati waktu liburan bersama keluarga saja sulit banget. Saya hanya ingin menjadi Fabio saja," terangnya melanjutkan.

Usut punya usut, apa yang dikeluhkan oleh El Diablo berkaitan dengan statusnya sebagai superstar.

Ketika dia keluar rumah di Prancis, Quartararo harus melayani banyak fan maupun orang-orang yang sekedar untuk berfoto ataupun meminta tanda tangan.

Tentu saja ini menganggu privasi sang pembalap yang hanya ingin menghabiskan waktunya bareng keluarga tanpa diganggu oleh siapapun.

Namun ini menjadi dampak lain yang mengiringi seorang Fabio Quartararo. Sejak namanya terukir sebagai juara dunia MotoGP 2021, Quartararo bukanlah pembalap biasa.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved