Senin, 13 April 2026

MotoGP

MotoGP 2023 - Kode Uluran Tangan Lorenzo kepada Fabio Quartararo Cs yang Lagi Terpuruk

Jorge Lorenzo menyebut dirinya bisa mengatasi masalah pengembangan motor Yamaha yang dikeluhkan Fabio Quartararo pada MotoGP 2023.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
GABRIEL BOUYS / AFP
Pembalap Movistar Yamaha MotoGP Spanyol Jorge Lorenzo mengendarai motornya saat sesi latihan kedua balapan Grand Prix Moto GP San Marino di Misano pada 9 September 2016. 

TRIBUNNEWS.COM - Kode berupa uluran tangan diberikan juara dunia MotoGP 3 kali, Jorge Lorenzo kepada mantan timnya, Monster Energy Yamaha.

Jorge Lorenzo mengakui bisa jika diberikan kesempatan untuk membantu Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli mengatasi masalah sulit di Yamaha.

Tidak diragukan lagi Monster Energy Yamaha yang digawangi oleh Quartararo dan Morbidelli mengalami masalah pengembangan motor (YZR-M1) di MotoGP 2023.

Terbukti hingga seri keempat MotoGP 2023 berlangsung, entah itu Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, belum menyegel podium kemenangan.

Baca juga: Comeback Demi MotoGP, Fadillah Arbi dan AHRT Siap Gilas Estoril di JuniorGP 2023 

Quartararo menjadi rider Yamaha yang paling vokal menyuarakan apa yang menjadi keluhannya.

Rider berjuluk El Diablo ini mengeluhkan soal M1 yang tidak mencapai titik kecepatan maksimal ketika masuk dan keluar tikungan.

Padahal sebelum MotoGP 2023 dimulai, Quartararo mengatakan kuda besinya sudah mendapatkan kecepatan yang diharapkan.

Namun setelah empat race MotoGP 2023 berlangsung, performa M1 jauh dari kata memuaskan.

Ini yang kemudian mengundang perhatian Jorge Lorenzo. Juara dunia tiga kali bersama Yamaha ini mengakui memang M1 bukan motor yang paling bertenaga di MotoGP.

Namun soal potensi, pria berjuluk X-Fuera ini yakin motor pabrikan Jepang tersebut dapat bersaing secara konsisten dengan Desmosedici Ducati ataupun RC-16 milik KTM.

Jorge Lorenzo menjadi test rider Yamaha saat tes pramusim MotoGP di Sirkuit Sepang.
Jorge Lorenzo menjadi test rider Yamaha saat tes pramusim MotoGP di Sirkuit Sepang. (Instagram.com/jorgelorenzo99)

"Yamaha tidak pernah memiliki mesin paling bertenaga. Konsepnya tidak ideal untuk mendapatkan tenaga maksimal. Di sisi lain, ia juga memiliki sifat yang baik, seperti stabilitas saat menikung." terang Jorge Lorenzo, dikutip dari Speedweek.

"Motornya lebih lincah dan lebih mudah bermanuver di tikungan, sehingga memudahkan pengendara," kata Lorenzo yang juga pernah membela pabrikan Ducati.

Menurutnya, pada beberapa tahun terakhir ini, Yamaha kehilangan sedikit kekuatannya. Dia juga mengatakan, Yamaha belum menemukan apa yang dibutuhkan dari mesin, tenaga atau akselerasi.

"Saya tidak bilang ini adalah motor yang buruk. Saya yakin ini masih cukup kompetitif, hanya saja tidak cukup untuk bersaing meraih gelar juara dunia," kata Lorenzo.

"Khususnya, ketika ada Pecco Bagnaia yang sudah dewasa dan tujuh pebalap Ducati lainnya. Merek lain seperti KTM dan Aprilia juga sekarang kuat," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved