Sabtu, 30 Agustus 2025

MotoGP

Keluhan Marc Marquez soal Format Baru Balapan MotoGP 2023, Alamat Makin Sering Cium Aspal

Marc Marquez kurang setuju dengan gagasan format baru balapan MotoGP 2023 yang menurutnya hanya bakal menambah intensitas kecelakaan saja.

AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA
Honda Spanish rider Marc Marquez (C TOP) crashes with Aprilia Portuguese rider Miguel Oliveira (C BOTTOM) as Ducati Italian rider Francesco Bagnaia (R) rides past during the MotoGP race of the Portuguese Grand Prix at the Algarve International Circuit in Portimao, on March 26, 2023. (Photo by PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP) 

"Bagi saya sekarang di balapan akhir pekan, masalahnya adalah kami sudah tancap gas sejak Practice 1,” buka Marc Marquez dikutip dari laman Crash.

"Namun dengan format balapan sekarang ini, pembalap sudah harus menggunakan soft tier sejak sesi Practice pertama dan kedua. Kemudian ada Kualifikasi dan  Sprint Race," sambung sang juara dunia 8 kali.

Padahal sebelum berubah format balapan MotoGP 2023, dalam 8 seri saja intensitas kecelakaan sudah tinggi. 

Dengan diringkasnya sesi latihan bebas plus mencari waktu terbaik untuk Kualifikasi, maka setiap pembalap akan menguntir gas motornya hingga batas limited.

“Inilah yang saya katakan, bahwa untuk masa depan mungkin kita perlu mengevalusasi kembali."

"Saya tidak berpikir untuk menghentikan balapan Sprint, tapi mungkin lupakan tentang hari Jumat. Jumat harus menjadi latihan bebas dan kemudian hanya berkonsentrasi pada hari Sabtu," kata Marc Marquez memberikan solusi.

"Tapi semua pembalap kini sudah melewati batas untuk terus nge-push motornya," kata empunya nomor #93 ini.

Risiko dari berubahnya format MotoGP 2023 di paruh kedua musim ini ialah tingkat kecelakaan yang bakal kian bertambah.

(Tribunnews.com/Giri)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan