Sabtu, 30 Agustus 2025

MotoGP

Bukan Setingan, Marc Marquez Ungkap Alasan Sengaja Melambat pada Lap ke-7 di MotoGP Thailand 2025

Bukan setingan, Marc Marquez mengungkapkan alasan sengaja melambat ketika memasuki lap ke-7 di MotoGP Thailand 2025 sehinga disalip oleh Alex Marquez.

AFP/SONNY TUMBELAKA
Pembalap Spanyol Marc Marquez dari Gresini Racing MotoGP yang berada di posisi ketiga merayakan kemenangan di podium setelah sprint race MotoGP Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika di Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada 28 September 2024. Bukan setingan, Marc Marquez mengungkapkan alasan sengaja melambat ketika memasuki lap ke-7 di MotoGP Thailand 2025 sehinga disalip oleh Alex Marquez. (Foto Arsip, September 2024) (SONNY TUMBELAKA / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Pembalap Ducati, Marc Marquez buka suara soal aksinya di putaran ketujuh race MotoGP Thailand 2025 Sirkuit Buriram yang sempat menyedot perhatian publik, Minggu (2/3/2025).

Marc Marquez tampak melihat ke belakang sebelum memperlambat laju kendaraannya. Walhasil, Alex Marquez yang berada di posisi kedua dengan jarak yang tidak terlalu jauh berhasil menyalipnya.

Aksi itu bukan tanpa sebab, ada permasalahan di bagian ban motor Desmosedici miliknya, sehingga mengharuskannya untuk mengurangi kecepatan.

Marc Marquez mengaku sengaja melakukan itu agar terhindar dari penalti.

“Ya,” jawab Marc Marquez saat ditanya oleh TNT Sport soal alasan melambat, dikutip dari Crash.

“Balapan itu sangat menegangkan, karena perasaan saya sangat bagus di awal. Saya berkata 'Oke, saya melaju kencang', dan saya langsung membuka jarak."

"Tetapi kemudian saya menyadari tekanan ban tidak cukup, dan kemudian saya mencari slipstream," jelasnya.

Baca juga: Sorotan Hasil MotoGP Thailand 2025: Buriram bak Taman Bermain Marc Marquez, Pecco Bagnaia Kecele

Marc Marquez juga menjelaskan jika tidak melakukan hal itu, maka dia bisa dikenakan penalti.

Sesuai peraturan, pembalap harus melaju dalam tekanan minimum 1,8 bar selama minimal 60 persen grand prix.

Kegagalan untuk melakukannya akan mengakibatkan penalti waktu 16 detik.

“Dan saya hanya punya selisih tiga putaran, dan karena alasan itu saya hanya menyalip Alex dengan tiga putaran tersisa karena karena saya tidak menyelesaikan putaran maka saya tidak menyalipnya," jelas pembalap pabrikan Ducati itu.

"Namun itu cukup kritis, karena dengan penalti itu merupakan bencana. Namun kami bekerja sama dengan tim, kami adalah sebuah tim dan kami berhasil," imbuhnya.

Marc Marquez mengakui bahwa ia harus menyesuaikan gaya balapnya selama akhir pekan untuk menghindari memaksakan motornya hingga batas maksimal.

Namun, perubahan ini ternyata membawa konsekuensi, terutama dalam hal manajemen ban. 

Menurut Marquez, tekanan awal yang diberikan pada bannya sebelum balapan kemungkinan tidak cukup, yang bisa berdampak pada performanya di lintasan.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan