MotoGP
Perbandingan Statistik Marquez vs Bagnaia di MotoGP Amerika: MM93 Menang Telak
Marquez diambang lewati catatan Bagnaia andaikan kakak Alex Marquez menangi balapan MotoGP Amerika 2025 malam ini.
TRIBUNNEWS.COM - Marc Marquez memiliki catatan prestise ketimbang Pecco Bagnaia menjelang balapan di MotoGP Amerika 2025 pukul 02.00 WIB, Senin (31/3/2025) dini hari.
Berlangsung di Circuit of The Americas (COTA), rider besutan Ducati Lenovo, Marc Marquez telah menunjukkan kelasnya ketika mentas di seri Sprint Race MotoGP Amerika 2025.
Mulai drama nyaris crash hingga berhasil mengatasi agresifitas Pecco Bagnaia yang memberikan serangan sejak lap pertama Sprint Race MotoGP Amerika 2025.
Adapun alasan kenapa kekasih Gemma Pinto difavoritkan menang atas Bagnaia di MotoGP Amerika karena rekan setimnya tersebut belum pernah juara di Sirkuit COTA.
Khususnya sejak Bagnaia menjadi bagian rider kelas premier MotoGP, suami Domizia Castagnini tersebut cukup kesulitan untuk meraih hasil manis di Amerika.
Sejatinya jika bicara masalah juara, sebagaimana melansir MotoGP, Pecco sudah pernah menjuarai gelaran balap di Amerika.
Namun hal tersebut terjadi ketika rekan setim Marquez masih berada di kelas Moto2 pada edisi tahun 2018.
Torehan itu pun jadi catatan satu-satunya rider nomro #63 berhasil menjuarai gelaran balap di Negeri Paman Sam.
Baca juga: Pengakuan Pecco Bagnaia yang Takjub Tonton Skill Alien Marc Marquez di MotoGP Amerika
Sisanya, Bagnaia cukup kesulitan untuk mengamankan podium utama di kelas MotoGP.
Bahkan dalam dua musim 2022-2023 ketika dirinya berhasil mengamankan back-to-back juara dunia MotoGP, Bagnaia tak dapat meraih kemenangan di Amerika.
Justru mantan partnernya di Ducati, Enea Bastianini yang berhasil menjuarai agenda balap di Amerika pada edisi tahun 2022.
Sejauh ini, Bagnaia belum pernah sekalipun mempersembahkan kemenangan di MotoGP Amerika untuk Ducati.
Maka dari itu, aji mupung Bagnaia kurang moncer di COTA, ini yang wajib dimanfaatkan oleh rider Spanyol, Marquez.
Pasalnya catatan Marquez di COTA sejak masuk jadi agenda balap kelas premier pada tahun 2013, dia selalu mendominasi.
Torehan tujuh kemenangan dalam balapan utama di COTA jadi bukti kedigdayaan mantan pembalap Honda tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Bagnaia-dan-Marquez-MotoGP-Jepang-2024.jpg)