Kamis, 14 Mei 2026

MotoGP

Komentar Pecco Bagnaia setelah Ambyar di Silverstone, Marquez Fantastis, FB63 Bingung

Pecco Bagnaia sebut tak ada yang berhasil dari semua upayanya untuk bisa meraih hasil manis di MotoGP Inggris 2025.

Tayang:
Ducati.com
EKSPRESI BAGNAIA - Pembalap Italia besutan Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia, di atas motornya sebelum main race MotoGP Prancis 2025 di Sirkuit Le Mans, pada 11 Mei 2025 dimulai. Kata-kata Bagnaia setelah telan pil pahit di MotoGP Inggris 2025. (Foto: Ducati Lenovo) 

TRIBUNNEWS.COM - Komentar Francesco Bagnaia setelah dirinya ambyar di MotoGP Inggris 2025, Pecco keluhkan upayanya yang gagal total dan membingungkan di Sirkuit Silverstone.

Pembalap andalan Ducati tersebut justru memberi pujian kepada Marc Marquez selaku rekan setimnya yang berhasil menutupi masalah motor.

Balapan di Inggris diwarnai red flag saat baru berjalan dua lap gegara tumpahan oli yang menggangu rider.

Setelah bendera merah dikibarkan dan race direction mengumumkan akan mengulang balapan, Bagnaia mengaku mengganti bannya.

Petaka hadir seusai FB63 dan timnya melakukan pergantian tersebut dan bikin usaha Bagnaia semua sia-sia dan tak ada yang berhasil.

"(Di awal balapan) perasaan saya bagus," buka Pecco Bagnaia sebagaimana melansir Crash.

"Saya memulai balapan dengan tidak terlalu baik, tetapi setelah Marc (Marquez) jatuh, saya berada di depan bersama Fabio (Quartararo), membuka jarak dengan pembalap di belakangnya, perasaan saya bagus dengan ban belakang, cengkeramannya bagus."

"Kemudian kami berhenti untuk bendera merah. (Setelah itu) Kami baru saja mengganti ban belakang, memasang yang baru, dan sejak saat itu tidak ada yang berhasil lagi," tambahnya.

Baca juga: Kesan Marc Marquez Mengaspal di MotoGP Inggris 2025: Bencana Berbuah Podium Ketiga

Keluhan Bagnaia terkait performa GP25 yakni pergerakannya di lintasan yang membuatnya banyak tergelincir hingga mudah tersalip pembalap lain.

Karena tak ada 'pegangan' yang memudahkan suami Domizia Castagnini, pada akhirnya dia tersungkur di tikungan ketujuh dan gagal mendapat poin.

"Saya meluncur dan berputar di mana-mana, tidak ada traksi, semua orang menyalip saya. Saya kehilangan bagian belakang di tikungan sembilan, melebar," ungkap jebolan akademi Valentino Rossi.

"Memasuki tikungan ketujuh, saya hanya mencoba untuk bersandar, dan saya kehilangan bagian belakang dan kemudian saya jatuh. Itu sudah merupakan situasi yang sulit, tetapi dengan masalah seperti ini menjadi lebih buruk," tambahnya.

lihat fotoPEMBALAP MOTOGP - (dari kiri ke kanan) Alex Marquez #73, Marc Marquez #93, Fabio Quartararo #20, Francesco Bagnaia #63 melakoni Sprint Race MotoGP Inggris 2025 di Sirkuit Silverstone, pada 24 Mei 2025. (Foto: MotoGP)
PEMBALAP MOTOGP - (dari kiri ke kanan) Alex Marquez #73, Marc Marquez #93, Fabio Quartararo #20, Francesco Bagnaia #63 melakoni Sprint Race MotoGP Inggris 2025 di Sirkuit Silverstone, pada 24 Mei 2025. (Foto: MotoGP)

Juara dunia MotoGP dua kali ini sulit memahami situasi ini yang mana sudah dialami sejak awal musim 2025 ini.

"Saya tidak tahu mengapa, tapi situasi saya memang seperti ini. Bahkan sulit untuk membuat sudut kemiringan pada motor saya karena begitu saya mencapai 58 atau 59 derajat saya mulai berputar dengan bagian belakang, jadi itu benar-benar aneh."

Di saat andalan utama pabrikan Ducati kesulitan, Bagnaia memuji kemampuan rekan setimnya, Marc Marquez.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved