MotoGP
Panas Bursa Transfer Pembalap MotoGP: MM93 Ditinggal, Yamaha Duetkan Pecco Bagnaia-Fabio Quartararo
Pabrikan Yamaha gegerkan garasi tim MotoGP karena ingin duetkan Fabio Quartararo dengan Pecco Bagnaia di MotoGP 2026 manfaatkan situasi sulit Ducati.
TRIBUNNEWS.COM - Riuh bursa transfer pembalap MotoGP untuk musim 2026 datang dari garasi Monster Energy Yamaha, Kamis (29/5/2025). Pabrikan Jepang, Yamaha, menyusun rencana duetkan Fabio Quartararo dengan Francesco 'Pecco' Bagnaia.
Perasaan tak nyaman Pecco Bagnaia kala menunggangi Desmosedici GP24.9 pada MotoGP 2025, coba dimanfaatkan oleh pabrikan Yamaha.
Pecco Bagnaia mengawali 7 seri MotoGP 2025 dengan hasil kurang memuaskan. Satu kemenangan berbanding tiga milik Marc Marquez, membuat Pecco Bagnaia menjadi sorotan.
Apalagi juara dunia MotoGP 2 kali tersebut, terus mengeluhkan kuda besinya yang tak sebaik edisi tahun lalu, tepatnya saat Pecco Bagnaia meraih 11 kemenangan pada MotoGP 2024.
Permasalahan Desmosedici sepak terbaru keluaran Ducati sejatinya juga sedikit 'disenggol' Marc Marquez. Hanya saja MM93 tidak sesering Pecco dalam mengeluarkan keluh kesahnya.
Hal ini memantik spekulasi menyoal masa depan Pecco Bagnaia di pabrikan Borgo Panigale.
Sebagai catatan, kontrak Bagnaia dengan Ducati baru akan habis pada akhir 2026 mendatang, tetapi bukan berarti masa depan rider Italia itu lepas dari tanda tanya.
SkySportItalia pun mengabarkan bahwa suami Domizia Castagnini berada dalam daftar pembalap incaran Yamaha.
"Situasi sulit Bagnaia memicu efek samping. Pada 2025, Bagnaia mengalami kesulitan. Kendala teknis dalam mencari solusi atas masalah sensasi berkendara dengan GP25 telah menimbulkan kesan di kalangan pengagumnya dari tim-tim lain bahwa harmoni hubungan internal di timnya juga ikut hilang," tulis mereka.
"Saat ini, hubungan tersebut tetap sangat baik, terlepas dari semua kesulitan yang ada. Bagi Yamaha, situasi ini justru menjadi peluang untuk bergerak lebih cepat. Mereka melihat kesempatan untuk mewujudkan 'mimpi terlarang': merekrut Pecco ke tim mereka sesegera mungkin, bahkan mungkin mulai 2026," lanjut SkySportItalia.
Membayangkan Bagnaia membawa panji Yamaha disebut sebagai 'mimpi di siang bolong' bagi banyak pihak. Meski performanya masih belum konsisten jelang paruh musim MotoGP 2025, kepercayaan penuh ditengarai masih diberikan Ducati.
Baca juga: Bursa Transfer Pembalap MotoGP: Jack Miller Tinggalkan Yamaha dan Hijrah ke WSBK
Di sisi lain, perubahan struktur petinggi di Yamaha disebut jadi alasan rencana merekrut nama besar.
Kehadiran Fabio Quartararo dirasa masih belum cukup untuk mengembalikan kejayaan. Terakhir kali Yamaha merajai kasta tertinggi balap sepeda motor terjadi pada musim 2021 lalu.
Sikap Pecco Bagnaia
Menanggapi topik soal hengkang, Bagnaia menyatakan bakal mematuhi kontrak yang sudah disepakati. Pembalap 28 tahun itu menegaskan tidak akan pergi sebelum masa kerjanya berakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pecco-Bagnaia-MotoGP-Prancis-2025.jpg)