Voli
Sorotan Hasil AVC Nations Cup 2025 - Farhan Halim Bicara soal Kemenangan Comeback atas Thailand
Outside hitter Timnas voli putra Indonesia Farhan Halim membahas soal kemenangan yang diraih secara comeback dramatis atas Thailand di AVC Nations Cup
TRIBUNNEWS.COM - Outside hitter Timnas voli putra Indonesia Farhan Halim membahas soal kemenangan yang diraih secara comeback dramatis atas Thailand di AVC Nations Cup 2025.
Timnas voli putra Indonesia mengakhiri duel lima set melawan Thailand dengan kemenangan 3-2 (22-25, 22-25, 25-19, 25-23, 15-8) di Bahrain, Rabu (18/6/2025) malam WIB.
Kemenangan terasa spesial, pertama karena karena mengantarkan Indonesia ke babak delapan besar.
Selain itu, kemenangan ini juga spesial lantaran lawan yang dikalahkan adalah Thailand, tim yang kerap menyulitkan Indonesia di turnamen-turnamen sebelumnya.
Indonesia pernah kalah di babak perempat final pada 2023 lalu, sementara Thailand akhirnya menjadi juara di edisi itu.
Dalam wawancara yang diunggah di Instagram Bahrain @Bahrainvolleyball, Farhan Halim mengakui Thailand dalam beberapa turnamen terakhir memang kerap merepotkan Indonesia.
"Ini adalah pertandingan yang harus kami menangkan karena kami sudah sering kalah dari Thailand," ungkap Farhan, menekankan betapa pentingnya kemenangan ini secara mental.
Baca juga: Hasil Voli AVC Nations Cup: Rivan Garuk Kepala, Indonesia Lolos ke 8 Besar seusai Cukur Thailand 3-2
Saat membalas kekalahan di AVC Nations Cup 2025 ini, Indonesia pun tak melakukannya dengan cara yang mudah.
Indonesia tertinggal 2-0 lebih dulu setelah kalah di dua set pertama, meski sebenarnya di beberapa momen sempat unggul.
Thailand dengan keuletan dan daya juang tinggi, bisa membalikkan situasi di dua set pertama untuk mengambil kemenangan.
Untungnya saja, di tiga set terakhir skuad asuhan Jeff Jiang Jie bisa bangkit meski juga mendapat perlawanan ketat dari Anurak Phanram cs.
Set ketiga menjadi titik balik saat Boy Arnez masuk menggantikan Rivan dan memberikan energi baru.
Taktik Jeff Jiang Jie berjalan efektif setelah pergantian pemain dan variasi serangan dari setter Jasen Natanael.
Hendra Kurniawan dan Tedy Oka memberikan kontribusi penting sebagai pemblok serangan lawan, sementara spike-spike dari Doni Haryono menjadi pembeda.
Farhan Halim mengakui performa Indonesia di dua set awal memang jauh dari ideal. Inkonsisten dan tekanan mental membuat mereka kehilangan dua set pertama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Timnas-voli-putra-Indonesia-di-AVC.jpg)