Voli
Transfer Voli Dunia: Perugia Menolak, Yuki Ishikawa dan Eks JBP Gagal Bersatu di Galatasaray
Kabar transfer voli dunia datang dari Perugia yang menolak penawaran dari Galatasaray untuk datangkan pemain timnas voli Jepang, Yuki Ishikawa.
TRIBUNNEWS.COM - Kabar transfer bola voli dunia datang dari outside hitter asal Jepang, Yuki Ishikawa. Penggawa timnas voli putra Jepang itu gagal bersatu dengan mantan pemain Jakarta Bhayangkara Presisi di Efeler Ligi.
Dunia pervolian dikejutkan oleh sikap tegas klub Liga Voli Italia, Perugia, yang menolak proposal transfer dari Galatasaray.
Galatasaray merupakan tim elite di Efeler Ligi atau Liga Voli Turki Putra, mengajukan penawaran untuk mendapatkan tanda tangan Yuki Ishikawa.
Dalam laporan media Turki, VServer, Yuki Ishikawa sudah menyetujui kepindahan tersebut, mengingat sepanjang kariernya belum pernah bermain di Efeler Ligi.
"Galatasaray berupaya mendatangkan Yuki Ishikawa. Namun proses kepindahan itu tidak terjadi."
Kabar serupa juga dihembuskan oleh jurnalis asal Turki, Can Bedel, dalam cuitannya di X (dulu Twitter).
"Detail yang jelas, Yuki Ishikawa sudah mau untuk pindah ke Turki dengan membela Galatasaray. Tetapi transfer itu gagal karena klubnya (Perugia-red) dalam hal ini menolak tawaran dari Galatasaray," cuit Can Bedel.
Ishikawa memang melekat di kompetisi bola voli Negeri Pizza. Tercatat sejak musim 2017 hingga musim ini, Yuki Ishikawa selalu bermain di sana.
Beberapa tim pernah dia perkuat mulai dari Villas Siena, Taiwan Latina, Padova, Milano, dan terbaru ialah Perugia.
Pada musim 2024/2025, Yuki Ishikawa memang gagal membawa Perugia menjadi juara di Lega A atau kompetisi tertinggi bola voli di Italia.
Akan tetapi Ishikawa sukses membayarnya dengan menjadikan Perugia menjuarai Liga Champions Voli Eropa.
Baca juga: Megawati Move On ke Liga Voli Turki, Media Korea Selatan Setia Ikuti Megatron
Bersama Perugia, Yuki Ishikawa diikat kontrak selama dua musim. Artinya musim 2025/2026, Yuki Ishikawa masih bermain untuk tim Italia tersebut.
Galatasaray sejatinya sudah mau menawarkan uang tebusan untuk melepas kapten timnas voli putra Indonesia tersebut.
Namun, Perugia kekeh bahwa personel trio 'Yuyuran' milik timnas voli putra Jepang tersebut tidak untuk dijual.
Gagal Bersatu dengan Eks Jakarta Bhayangkara Presisi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kapten-tim-voli-putra-jepang-yuki-ishikawa-nomor-14-berteriak.jpg)