BWF World Tour
Japan Open 2025: Perasaan Campur Aduk Gregoria Mariska Songsong Comeback
Gregoria Mariska akui perasaanya campur aduk jelang comeback beraksi di Japan Open 2025 setelah mangkir tanding cukup lama.
TRIBUNNEWS.COM - Gregoria Mariska mengaku perasaannya campur aduk songsong comeback tanding di BWF World Tour 2025.
Japan Open 2025 jadi panggung kembalinya atlet dengan sapaan Jorji setelah mangkir tanding cukup lama.
Ya, istri Mikha Angelo tersebut memutuskan untuk absen tanding lama gegara sakit vertigo yang ia derita.
Setelah dirawat di Rumah Sakit dan memulai pemulihan fisik, akhirnya andalan tunggal putri Indonesia bersiap untuk comeback.
Kompatriot Jonatan Christie tersebut mengaku tak sabar untuk tanding lagi di turnamen elite sekelas Japan Open 2025 dengan level super 750.
Tapi di saat bersamaan, Jorji mengatakan bahwa dirinya juga grogi dengan apa yang ia hadapi nanti di Japan Open 2025.
"Grogi, ya. Nggak sabar, tapi pastinya kangen tanding juga," papar Jorji melansir djarumbadminton.
"Sebetulnya dari kemarin waktu sakit, kan, nggak ngikutin sama sekali badminton karena mengurangi pegang handphone dan lebih banyak istirahat," tambah atlet kelahiran 1999.
Baca juga: Comeback Ginting & Jorji Anti Plot Twist, PBSI Tegaskan Keduanya Berangkat ke Japan Open 2025
Terhitung sekira 3 bulan Jorji menepu mulai dari sakit, pemulihan, hingga penguatan fisik sebelum bersiap kembali bertanding.
Setelah sekian lama, pebulu tangkis asal Wonogiri tersebut menyatakan wajib kembali memantapkan fokus untuk bertanding.
Meski singkat, penyesuaian diri dengan hawa pertandingan akan dilakukannya di Tokyo atau beberapa hari menjelang laga perdananya.
"Aku mencoba untuk menyesuaikan lagi dengan kondisi di sana. Karena tiga bulan nggak tanding, pastinya bikin banyak penyesuain. Contohnya, tegangnya sudah beda lagi," ungkap Jorji.
Turnamen di Tokyo ini akan jadi percobaan bagi Jorji setelah menepi sejenak gegara sakit vertigo.
Dari hasil drawing Japan Open 2025 sementara, Gregoria akan bertemu dengan Riko Gunji (Jepang).
Pertemuan dengan utusan tuan rumah, akan jadi yang pertama antara Gregoria dan dengan Riko Gunji.
Bukan cuma fokus di Japan Open 2025, rekan senegara Anthony Ginting ini juga akan melanjutkan petualangannya di tur Asia.
China Open 2025 jadi pemberhentian Jorji selanjutnya setelah Japan Open 2025 rampung.
"Jadi aku berharap semoga di sana penyesuaiannya itu nggak butuh waktu yang lama dan pengin maksimal di dua turnamen awal ini, sebelum nanti di Kejuaraan Dunia," harap Jorji.
Di Japan Open 2025, peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 ini punya kenangan manis.
Sekira dua tahun lalu pada edisi 2023, dia mencapai torehan terbaiknya dalam gelaran super 750.
Tembus hingga semifinal jadi torehan apik bagi Jorji sepanjang kariernya.
Berbekal catatan manis tersebut, diharapkan Jorji dapat momentum apik lagi pada edisi kali ini.
(Tribunnews.com/Niken)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Gregoria-Mariska-Tunjung-Melaju-Ke-Babak-16-Besar_20250122_202323.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.