MotoGP
Marc Marquez Komentari Nasib Pecco Bagnaia: Percaya Diri Dulu Deh
Marc Marquez ikut berkomentar atas performa yang dialami rekan setimnya di Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia di MotoGP 2025.
"Saya tidak bisa menjawab karena, sejauh ini, saya selalu mengalahkan rekan setim saya. Saya tidak tahu pengalaman itu," buka Marquez, dilansir laman GPOne.
"Tapi suatu saat pasti akan datang seseorang yang bisa mengalahkan saya dengan motor yang sama, itu proses alami."
"Di tahun pertama saya di MotoGP, saya membuat banyak kesalahan karena Pedrosa ada di depan. Rekan setim selalu jadi faktor tekanan ekstra, tapi sekaligus motivasi," kata dia.
Meski Bagnaia disebut tengah kehilangan arah, Marquez menilai masalah utamanya bukan kemampuan, melainkan kepercayaan diri.
"Saya pikir Pecco cukup pintar dan punya pengalaman untuk menyerap semua ini. Dia juara dunia dua kali, jadi bukan itu masalah utamanya."
"Di MotoGP, saat kehilangan rasa percaya diri, Anda mulai kehilangan sepersekian detik di setiap pengereman, dan di akhir lap bisa hilang dua persepuluh."
"Dia sedang berada di momen di mana harus memulihkan kepercayaan dirinya. Pecco adalah Pecco, cepat atau lambat dia akan kembali," kata pembalap kelahiran 17 Februari 1993 ini.
Menurutnya, dua persepuluh detik yang hilang karena ragu bisa membuat perbedaan besar antara podium dan finis kedelapan.
Baca juga: Jadwal MotoGP Hungaria 2025 Hari Ini: Awal Perjuangan Marc Marquez di Balaton Park
Marquez kemudian menyinggung pengalamannya sendiri. Meski di awal menyebut belum pernah dikalahkan rekan setim sendiri, tapi MM93 bukan tidak pernah di fase terpuruk.
Di musim-musim terakhirnya saat bersama Honda, Marquez pernah mengalami kemerosotan. Ia jarang naik podium, bahkan kerap gagal menyelesaikan balapan.
Marquez lantas memutus kontrak dan beralih ke Ducati pada musim lalu. Dari situ performanya tak langsung kembali.
Namun, bersama Gresini Ducati musim lalu, Marquez mulai menemukan feel balapan dan performanya perlahan kembali hingga saat ini.
"Ketika seorang atlet masuk ke spiral menurun, tiba-tiba semuanya tidak berjalan. Tapi ketika Anda punya bakat, dari satu hari ke hari berikutnya semuanya bisa kembali. Itu yang saya alami tahun lalu bersama Ducati."
"Saya katakan sebelum memikirkan hasil, saya harus mendapatkan kembali rasa percaya diri, meregenerasi diri saya. Dan Pecco sekarang ada di fase itu."
"Namun, meski dengan kesulitan itu, dia tetap berada di posisi ketiga klasemen, tidak terlalu jauh dari posisi kedua," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Marquez-vs-Bagnaia-MotoGP-Italia-2025.jpg)