Senin, 11 Mei 2026

Gloria Emanuelle Widjaja Terharu, Rofiqi dari Mataram Tempuh 30 Jam Demi Audisi PB Djarum 2025

Pemain spesialis ganda campuran asal PB Djarum itu untuk pertama kalinya diberi tugas menjadi pencari bakat dari ribuan peserta audisi.

Tayang:
olan/tribunnews
PENCARI BAKAT - Pebulutangkis Gloria Emanuelle Widjaja saat ditemui awak media di sela Audisi Umum PB Djarum 2025 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Senin (8/9/2025). Pada tahun ini, Gloria ditunjuk menjadi satu di antara anggota pencari bakat bagi para peserta audisi yang memperebutkan kesempatan menjadi atlet binaan klub PB Djarum. 

Gloria Terharu, Rofiqi dari Mataram Tempuh 30 Jam Demi Audisi PB Djarum 2025
 

TRIBUNNEWS.COM, KUDUS – Senin (8/9/2025), GOR Djarum Jati, Kudus, sedari pagi hari sudah dipenuhi ribuan anak-anak dari berbagai daerah.

Mereka datang dengan satu mimpi: menjadi pebulutangkis masa depan Indonesia.

Di antara gemuruh suara raket dan teriakan semangat, seorang sosok istimewa hadir untuk kali pertama menghadiri Audisi Umum PB Djarum 2025—Gloria Emanuelle Widjaja.

Baca juga: Mengejar Mimpi di Kudus: Ribuan Bibit Muda Bulutangkis Berlaga di Audisi Umum PB Djarum 2025

Pemain spesialis ganda campuran asal PB Djarum itu untuk pertama kalinya diberi tugas menjadi pencari bakat dari ribuan peserta audisi.

Pemain yang kini berpasangan dengan Rehan Naufal Kusharjanto itu tak bisa menyembunyikan rasa antusiasnya.

Malam sebelumnya ia bahkan tidur lebih awal agar tidak terlambat datang.

"Saya sangat antusias bisa melihat langsung bibit-bibit muda calon pebulutangkis masa depan. Semangat mereka luar biasa. Bahkan ada yang mungkin baru pertama kali ikut audisi, tapi semangat juangnya patut diapresiasi," ujar juara Syed Modi International BWF World Tour Super 300 itu.

Ekspresi Muhammad Rofiqi Abidin
PESERTA AUDISI - Ekspresi Muhammad Rofiqi Abidin, peserta Audisi Umum PB Djarum 2025.

Rofiqi Tembus 30 Jam Perjalanan

Di balik sorak-sorai audisi, ada pula sebuah kisah yang membuat Gloria mengaku amaze, takjub sekaligus terharu.

Seorang anak dari Mataram, Nusa Tenggara Barat, bernama Muhammad Rofiqi Abidin, menempuh perjalanan panjang 30 jam hanya untuk tiba di Kudus.

Dari menyeberangi laut selama 23 jam hingga melanjutkan perjalanan darat 6 jam lebih, semua ia jalani demi satu tujuan: mengikuti audisi dan mewujudkan mimpinya bergabung dengan PB Djarum.

"Capek sih iya, tapi semua rasa lelah hilang begitu sampai di Kudus. Ini pengalaman pertama saya ikut audisi, jadi sangat senang dan bersyukur bisa ada di sini," tutur Rofiqi yang baru berusia 12 tahun.

Di sisinya, sang ayah, Zainal Abidin—seorang penjual kacang rumahan—tak kalah terharu melihat semangat anaknya.

Awalnya ia ragu, mengingat keterbatasan ekonomi keluarga.

Namun tekad Rofiqi menguatkan hatinya. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved