Rabu, 13 Mei 2026

BWF World Tour Finals

Indonesia Terancam Tanpa Wakil Ganda Putri di BWF World Tour Finals 2025

Indonesia berpeluang tanpa wakil ganda putri di BWF World Tour Finals 2025, harapan berada di tangan Ana/Tiwi yang kini sudah dipisah.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dwi Setiawan
dok: PBSI
PENAMPILAN ANA/TIWI - Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi saat tampil menghadapi pasangan Denmark, Alexandra Bøje/Line Christophersen. Indonesia berpeluang tanpa wakil ganda putri di BWF World Tour Finals 2025, harapan berada di tangan Ana/Tiwi yang kini sudah dipisah. 

Ana/Tiwi akan bermain dengan pasangan yang sekarang.

Seusai terhenti di babak awal China Masters 2025, Ana/Trias dan Lanny/Tiwi akan tampil di Arctic Open 2025 (7-12 Oktober), Denmark Open 2025 (14 - 19 Oktober), dan French Open 2025 (21-26 Oktober).

Namun, harapan Ana/Tiwi untuk ikut BWF World Tour Finals 2025 masih muncul jika mereka kembali dipasangkan dan ikut turnamen tersisa yang dihelat bulan November.

Jika Ana/Tiwi didaftarkan ke Korea Masters 2025 (4-9 November), Kumamoto Japan Masters 2025 (11-16 November), Australian Open 2025 (18-23 November), Syed Modi International (25-30 November), mereka ada peluang untuk menjadi wakil ganda putri Indonesia di BWF World Tour Finals 2025.

Dengan catatan, Ana/Tiwi juga mampu meraih hasil terbaik demi mendapat poin sebanyak-banyaknya di sisa turnamen sebelum perhelatan BWF World Tour Finals 2025.

Sejarah Kelam Ganda Putri Indonesia

Apabila Indonesia benar-benar tanpa wakil ganda putri di BWF World Tour Finals 2025, maka akan menorehkan sejarah kelam bagi badminton Tanah Air.

BWF World Tour Finals pertama kali digelar pada 2018.

Sejak saat itu, Indonesia selalu punya satu wakil ganda putri yang ikut.

Pada 2018 hingga 2021, ada Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Lalu pada 2022 dan 2023, ada Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Kemudian di edisi terakhir, ada Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi yang tampil di BWF World Tour Finals 2024.

Berbicara soal ganda putri Indonesia, saat ini memang belum bisa menampilkan performa terbaik sejak era Greysia/Apriyani dan Apriyani/Fadia.

Apriyani yang sempat berkutat dengan cedera, dan penampilan yang tidak konsisten dari pemain lainnya menjadi penyebabnya.

Hal itulah yang membuat PBSI melakukan perombakan demi mencari kombinasi yang pas untuk mengembalikan kejayaan ganda putri Indonesia.

Bongkar pasang ganda putri Indonesia saat ini memang belum berbuah manis, namun harapannya bisa dituai di masa mendatang.

Ranking Race to Finals 2025, per Selasa (16/9/2025)

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved