MotoGP
Cerita Marc Marquez Soal Pengalaman Tampil di Mandalika: Ini Seperti Cinta dan Benci
Berbeda dari musim-musim sebelumnya, Marc Marquez kali ini akan tampil dengan predikat sebagai juara MotoGP 2025.
Cerita Marc Marquez Soal Pengalaman Tampil di Mandalika: Ini Seperti Cinta dan Benci
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pebalap MotoGP asal Tim Ducati, Marc Marquez bersiap tampil pada MotoGP seri Mandalika yang bergulir pada 3-5 Oktober mendatang di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Berbeda dari musim-musim sebelumnya, Marc Marquez kali ini akan tampil dengan predikat sebagai juara MotoGP 2025.
Baca juga: Erick Thohir Ungkap Marquez Sering Tumbang di Mandalika: Sirkuitnya Cukup Challenging
Seperti diketahui, Marc Marquez sudah dipastikan menjadi juara dunia pada seri Jepang sebelumnya, yang mana perolehan 541 poin sudah tak mungkin terkejar lagi meskipun masih menyisakan lima seri termasuk Indonesia.
Namun bagi Marc Marquez tampil di Sirkuit Mandalika adalah tantangan.
Pasalnya, pebalap asal Spanyol tersebut tercatat tidak pernah finish saat tampil di Sirkuit Mandalika.
Pada tahun 2022, Marc Marquez mengalami kecelakaan serius saat tampil di sesi pemanasan. Insiden itu membuat Marc Marquez tidak bisa tampil di balapan utama.
Kemudian di tahun 2023, Marquez mengalami crash dan tak bisa melanjutkan balapan.
Kutukan tak finish berlanjut di tahun 2024. Saat itu Marc Marquez tak mampu menuntaskan balapan karena ada kendala dengan motornya.
Meski tak punya pengalaman bagus di Sirkuit Mandalika, Marc Marquez mengaku tetap senang saat main di Indonesia.
Bahkan ia menyebut, bermain di Indonesia, di Sirkuit Mandalika bagaikan cinta dan benci.
Ia cinta dengan orang-orang di Indonesia dan ia benci karena tidak bisa menaklukkan sirkuit Mandalika di tiga seri sebelumnya.
Namun untuk tahun ini, dirinya bertekad bisa menghapus kutukan tersebut dengan finish di Sirkuit Mandalika.
“Ya, jadi pengalaman terbaik saya adalah bersama kalian semua, bersama orang-orang. Di sini itu seperti cinta dan benci, benci dan cinta, tahu kan?”, kata Marquez dalam sesi meet and greet di Kawasan Thamrin, Jakarta, Selasa (30/9/2025).
“Maksud saya, cinta dengan orang-orang, tapi dengan sirkuit, saya punya pertarungan yang bagus, yang akan kita coba kalahkan karena saya tidak pernah finis di balapan Minggu karena cedera, kecelakaan, dan kemudian kegagalan mesin, tapi tahun ini saya akan mencoba menciptakan cinta dari benci itu,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pebalap-MotoGP-asal-Tim-Ducati-Marc-Marquez-dan-Fermin-Aldeguer.jpg)