Minggu, 10 Mei 2026

Alvin dan Avila Bahar Jalani Uji Ketahanan di Sepang, Siap Hadapi Balapan 1.000 KM

Seperti namanya, lomba ini menempuh jarak total 1.000 kilometer, atau sekitar 181 lap di lintasan sepanjang 5,543 km.

Tayang:
HandOut/IST
UJI KETAHANAN - Suasana persiapan di sesi TrackDay khusus berdurasi lima jam nonstop di Sirkuit Sepang, Jumat (10/10/2025). Momen ini dimanfaatkan tim balap Tim Honda Malaysia Racing Team (HMRT) untuk menjalani simulasi balap ketahanan menjelang Sepang 1000 KM (S1K) yang akan digelar 27–29 November mendatang. 

S1K fokus pada mobil-mobil produksi massal dengan kapasitas mesin di bawah 1.600 cc dan 1.800 cc, yang telah dimodifikasi sesuai regulasi balap.

Kelas ini memungkinkan banyak tim regional—termasuk dari Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Singapura—untuk berpartisipasi tanpa biaya sebesar ajang endurance internasional seperti GT atau LMP.

Keunikan S1K terletak pada konsep endurance untuk mobil harian. Banyak tim menggunakan basis mobil populer seperti Honda Civic, Toyota Vios, Suzuki Swift, dan Proton Satria, yang dirombak total untuk menghadapi ketahanan tinggi di lintasan.

Tantangan utamanya bukan hanya menjaga kecepatan, tetapi memastikan mobil mampu bertahan dari tekanan panas, degradasi ban, dan efisiensi bahan bakar selama ratusan lap tanpa mengalami kerusakan fatal.

Strategi pit stop untuk penggantian pembalap, bahan bakar, serta ban menjadi faktor penentu kemenangan.

Selain menjadi wadah adu kecepatan, S1K juga menjadi ajang pengembangan talenta pembalap muda dan uji teknologi kendaraan produksi.

Pabrikan seperti Honda Malaysia, Toyota Gazoo Racing Malaysia, hingga tim independen menjadikan event ini sebagai laboratorium performa untuk kendaraan mereka.

Pembalap muda yang tampil di S1K kerap melanjutkan karier ke ajang lebih tinggi seperti Asian Touring Car Championship (ATCC) atau TCR Asia.

Dari sisi atmosfer, S1K dikenal dengan nuansa balapan malam tropis yang dramatis. Start biasanya dilakukan siang hari dan berakhir menjelang malam, dengan perubahan suhu ekstrem yang menuntut adaptasi konstan dari pengemudi dan kru pit.

Kombinasi daya tahan fisik, disiplin strategi, serta keharmonisan tim membuat Sepang 1000 KM menjadi simbol ketangguhan dalam dunia balap Asia Tenggara—sebuah kompetisi di mana kecepatan hanyalah separuh dari perjuangan.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved