MotoGP
Meleset dari Target, Marc Marquez Diprediksi Absen hingga 16 Minggu Pasca-Cedera
Tak sesuai dengan target comeback, Marc Marquez diprediksi bisa absen lama hingga 16 minggu setelah melakukan operasi pekan ini.
Ringkasan Berita:
- Marc Marquez diprediksi absen panjang selama 16 minggu setelah melakukan operasi pada cedera bahunya
- Target jagoan Ducati yang bertekad comeback balapan sebelum musim 2025 berakhir auto meleset jika prediksi tersebut terjadi.
- Nasihat Marquez untuk Jorge Martin soal menghargai tubuh dikaitkan dengan kondisi The Baby Alien saat ini.
TRIBUNNEWS.COM - Kabar buruk dari Garasi Ducati hadir setelah Marc Marquez melakukan operasi cedera bahunya pada pekan ini.
Efek dari operasi yang dilakukan oleh pembalap nomor #93 yakni terancam absen lama sekira 16 minggu lamanya setelah operasi.
Sebagaimana melansir Motosan yang mengutip Marca, waktu selama 16 minggu itu adalah prediksi yang dilakukan oleh Dr. Pedro Luis Ripoll.
Prediksi sang dokter menyatakan bahwa Marc Marquez diperkirakan harus menepi dari balapan hingga 16 minggu setelah menjalani operasi pada cedera bahu yang dialaminya.
Hal ini menimbulkan keraguan apakah juara dunia MotoGP tersebut dapat mencapai targetnya untuk kembali balapan di musim ini.
"Ini adalah cedera dengan prognosis (perkiraan) yang baik dan masa pemulihannya bisa sekitar 16 minggu. Jika ada jenis patah tulang terkait, akan ditangani dalam jangka waktu operasi yang sama," jelas Dr. Ripoll.
Baca juga: Heboh Transfer Pembalap MotoGP 2027: Honda Pulangkan Marc Marquez, Godaan Pedro Acosta Menuju Ducati
Balapan penutup musim di Valencia akan berlangsung satu bulan lagi, yaitu pada 14–16 November, diikuti dengan tes resmi pramusim 2026 setelah balapan.
Sebelum memutuskan operasi, kakak Alex Marquez sebenarnya bertekad untuk kembali balapan sebelum musim 2025 berakhir.
Otomatis target kekasih Gemma Pinto bisa balapan lagi yakni seri Valencia bulan November 2025 mendatang.
Awalnya setelah Marquez mengalami crash horor gegara senggolan dengan Marco Bezzecchi, cedera sang rider tak terlalu parah.
Diagnosa awal menyebutkan bahwa Marquez perlu menepi sejenak untuk memulihkan kondisi bahunya.
"Untungnya, cederanya tidak serius, tetapi penting untuk menghormati jadwal pemulihan," kata Marquez setelah diagnosis awal.
"Target saya adalah kembali sebelum akhir musim, tetapi tanpa memaksakan diri melebihi rekomendasi dokter," tambah sang juara dunia MotoGP 2025.
Namun, harapan jagoan Ducati ini bisa menghindari operasi berakhir ketika hasil scan menunjukkan catatan yang berbeda.
Marquez mendapat tanda-tanda stabilisasi yang tidak memadai setelah seminggu tidak digerakkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Marquez-Kualifikasi-MotoGP-Italia-2025.jpg)