Voli
Comeback Rival Rivan Disorot, Pesaing Indonesia Berburu Medali Emas di SEA Games 2025 Bertambah
Pelatih Timnas voli putra Indonesia, Jeff Jiang Jie, soroti kembalinya rival Rivan Nurmulki, Bryan Bagunas ke skuad Filipina untuk SEA Games 2025.
Dalam undian pembagian Pool cabor voli indoor putra SEA Games 2025, Indonesia berada tergabung bersama Filipina, Kamboja dan Myanmar, untuk memperebutkan tiket lolos ke semifinal.
Sementara di Pool lain, memuat Thailand, Vietnam, Laos, dan Singapura.
Di atas kertas, Timnas voli putra Indonesia lebih diunggulkan untuk merajai SEA Games kali ini. Sebab, Indonesia sukses membawa pulang medali emas dalam tiga edisi penyelenggaraan terakhir.
Torehan 3 medali emas terakhir Indonesia diraih dengan melawan tuan rumah di final yaitu Filipina pada 2019, Vietnam pada 2022, dan Kamboja pada 2023.
Untuk mempertahankan status sebagai Raja Voli ASEAN, Timnas voli putra Indonesia melakukan pemusatan latihan atau TC, untuk kurun waktu lebih dari satu bulan.
"Kami punya 4-6 pekan untuk persiapan. Mungkin kami harus melihat lagi pertandingan dari SEA V League, menemukan masalah-masalah yang ada dan menyelesaikannya."
"Kemudian kami hanya mempersiapkan diri untuk melawan mereka," tandas pelatih yang pernah membesut LavAni.
Timnas voli putra Indonesia mengandalkan nama-nama pemain yang sudah menjadi langganan, seperti Farhan Halim, Rivan Nurmulki, Dio Zulfikri, Jasen Natanael Kilanta, hingga Hendra Kurniawan untuk menggaransi keping medali emas.
Akan menarik untuk dinantikan bagaiman duel Rivan Nurmulki dan Bryan Bagunas yang sama-sama pernah mencari pengalaman di SV League, jual beli smes di SEA Games Thailand.
(Tribunnews.com/Giri)(BolaSport/Ardhianto Wahyu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bryan-bagunas-kiri-dan-rivan-nurmulki-kanan-hitter-asia-tenggara.jpg)