Minggu, 26 April 2026

Nikolaus Joaquin Bicara Soal Bumbu Spesial setelah Taklukkan Dua 'Aa'

Pebulu tangksi ganda putra Indonesia, Nikolaus Joaquin mengungkapkan soal bumbu spesial saat wawancara juara

Editor: Muhammad Barir
HO/IST/SUMBER FOTO PBSI
JUARA AUSTRALIA OPEN- Pasangan non-pelatnas Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membuat kejutan dengan meraih gelar juara Super 500 pertama mereka usai menaklukkan rekan senegaranya, pasangan unggulan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dalam pertandingan ketat tiga gim dengan skor 22-20, 10-21, 21-18. Kemenangan ini menandai debut gemilang Raymond/Joaquin di level Super 500. (SUMBER FOTO: PBSI) 

Nikolaus Joaquin Bicara Soal Bumbu Spesial setelah Taklukkan Dua 'Aa'

Ringkasan Berita:
  • Pebulu tangksi ganda putra Indonesia, Nikolaus Joaquin mengungkapkan soal bumbu spesial saat wawancara juara
  • Setelah dia yang berpasangan dengan Raymond Indra menjadi juara Australia Terbuka 2025
  • Di partai final, mereka berhasil mengatasi perlawanan seniornya, Fajar/Fikri
  • Melalui pertandingan ketat tiga set dengan skor 22-20, 10-21, dan 21-18.
  • Setelah kemenangan tersebut, Nikolaus Joaquin menyebut lawannya dengan sebutan 'Aa'

 


TRIBUNNEWS.COM, SYDNEY - Pebulu tangksi ganda putra Indonesia, Nikolaus Joaquin mengungkapkan soal bumbu spesial saat wawancara juara setelah dia yang berpasangan dengan Raymond Indra jadi juara Australia Terbuka 2025.

Di partai final, mereka berhasil mengatasi perlawanan seniornya, Fajar/Fikri, melalui pertandingan ketat tiga set dengan skor 22-20, 10-21, dan 21-18.

Setelah kemenangan tersebut, Nikolaus Joaquin bicara soal bumbu spesial, bukan bicara soal masakan tapi soal pertandingan final spesial melawan senior mereka tersebut. Dia bahkan menyebut lawannya dengan sebutan 'Aa' (panggilan senior dalam bahasa sunda)

"Kami sudah tahu bumbu special masing-masing, kami sudah latihan bersama sangat lama jadi tadi terus fokus untuk menggunakan strategi yang disiapkan, tidak kendur karena A Fajar dan A Fikri adalah senior yang punya ratusan pengalaman. Sekali saja kendur, kami bisa kehilangan banyak poin" kata Nikolaus Joaquin.

"Gelar ini kami dedikasikan untuk ganda putra pratama, ini sebuah pencapaian yang besar dan semoga bisa jadi inspirasi yang lain untuk terus mengejar ke atas. Selain itu pastinya untuk PBSI dan untuk Indonesia".

 

Baca juga: Rekap Australia Open, Merah Putih Berjaya, Indonesia Raih Dua Gelar Juara

 


Debut Impian di Australia Open 2025

Dunia bulu tangkis Indonesia bersorak menyambut lahirnya bintang baru. Nikolaus Joaquin, bersama pasangannya Raymond Indra, sukses mengukir sejarah dengan menjuarai Australia Open 2025. Kemenangan ini terasa kian manis karena diraih dalam laga "All Indonesian Final" melawan senior mereka, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Debut gemilang di level BWF Super 500 ini sontak menempatkan nama Nikolaus Joaquin sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di Pelatnas PBSI.

Nikolaus Joaquin adalah atlet muda berbakat asal Jakarta yang kini bernaung di klub bulu tangkis ternama, PB Djarum. 

Sejak kecil, Joaquin dikenal mengidolakan Fajar Alfian, senior yang kini justru ia taklukkan di partai puncak.

Perjalanan karier Joaquin, yang kini berusia 20 tahun, mulai menanjak pesat sejak ia resmi dipasangkan dengan Raymond Indra oleh PBSI pada Februari 2025. 

Meskipun terhitung baru, duet ini langsung tancap gas dengan meraih serangkaian prestasi impresif di turnamen level International Challenge, termasuk juara di Singapura dan Sri Lanka.

Gaya Bermain dan Karakter di Lapangan

Di lapangan, Joaquin dikenal memiliki karakter permainan yang berani dan agresif, melengkapi kontrol permainan yang stabil serta pertahanan rapat yang dimiliki Raymond Indra. 

Kombinasi ini menghasilkan sinergi yang mematikan dan seringkali mengejutkan lawan, termasuk para unggulan dunia yang mereka singkirkan dalam perjalanan menuju final di Sydney.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved