Minggu, 10 Mei 2026

Juara Olimpiade Liliyana Natsir Latih Talenta Muda di Klinik Bulu Tangkis HSBC

HSBC BWF Community Clinic Series Batch 2, sebuah program yang mempertemukan nasabah HSBC dan talenta muda dengan legenda bulu tangkis Indonesia

Tayang:
Editor: Dodi Esvandi
HO/IST
Liliyana Natsir, peraih medali emas Olimpiade Rio 2016, berbagi pengalaman dan inspirasi kepada para peserta HSBC BWF Community Clinic Series Batch 2, sebuah program yang mempertemukan nasabah HSBC dan talenta muda dengan legenda bulu tangkis Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Suasana lapangan bulu tangkis di Jakarta akhir pekan lalu terasa berbeda.

Sorak semangat, tawa, dan derap langkah cepat berpadu dalam sebuah momen istimewa: HSBC BWF Community Clinic Series Batch 2, sebuah program yang mempertemukan nasabah HSBC dan talenta muda dengan legenda bulu tangkis Indonesia.

Di bawah tema “Court of Dreams”, klinik ini bukan sekadar ajang latihan. 

Ia menjadi ruang inklusif yang menyatukan generasi, memberi kesempatan bagi anak-anak berbakat maupun orang dewasa untuk merasakan atmosfer latihan kelas dunia. 

Dan di pusat panggung, hadir sosok yang tak asing lagi: Liliyana Natsir, peraih medali emas Olimpiade Rio 2016, yang kini berbagi pengalaman dan inspirasi kepada para peserta.

Tak hanya Liliyana, sesi ini juga menghadirkan jajaran pelatih bertabur prestasi:

  • Debby Susanto – Juara All England 2016
  • Tommy Sugiarto – Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Dunia BWF 2014
  • Berry Angriawan – Juara Australia Open 2018
  • Poluakan Natali – Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2005

Kehadiran mereka menjadikan klinik ini layaknya panggung mini kejuaraan dunia, di mana setiap pukulan, setiap arahan, dan setiap strategi yang dibagikan memiliki bobot pengalaman bertahun-tahun.

Peserta dibagi sesuai tingkat keahlian agar setiap sesi berjalan efektif:

  • Kelas Intermediate (Dewasa & Anak): fokus pada konsistensi pukulan, kecepatan footwork, variasi servis, hingga pemulihan pasca-smash.
  • Kelas Advanced (Anak): penyempurnaan teknik smash dan drive, netting tipuan, serta strategi permainan yang lebih kompleks.

“Menjadi bagian dari klinik ini selalu istimewa,” ujar Liliyana. 

“Saya melihat pemain muda dan penggemar bulu tangkis menembus batas kemampuan mereka. Ketika seseorang melangkah ke lapangan dengan rasa ingin tahu dan percaya diri, di situlah pertumbuhan sejati dimulai.”

Baca juga: Tai Tzu-ying Resmi Umumkan Pensiun dari Dunia Bulu Tangkis

Stuart Rogers, Presiden Direktur HSBC Indonesia, menegaskan bahwa komitmen HSBC bukan hanya soal layanan finansial. 

“Memberikan layanan kelas dunia berarti menciptakan lingkungan yang memberdayakan, baik dalam bisnis maupun olahraga. Kami ingin regenerasi bulu tangkis Indonesia tumbuh kokoh dan berkelanjutan,” katanya.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang mengulik perjalanan karier Liliyana, dilanjutkan dengan foto bersama dan penandatanganan jersey sebagai memorabilia eksklusif. 

Setiap peserta pulang membawa sertifikat dan suvenir khusus—sebuah tanda bahwa mereka pernah menjadi bagian dari “Court of Dreams”.

Batch pertama program ini sebelumnya sukses digelar pada 28 September 2025 bersama Greysia Polii, dan kini keberlanjutan seri ini semakin menegaskan komitmen HSBC terhadap sportivitas, ketahanan, dan pembinaan talenta bulu tangkis masa depan Indonesia.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved