Rabu, 6 Mei 2026

Bulu Tangkis

Usai Gantung Raket, Chen Qing Chen Langsung Magang Jadi Pelatih, Partner Emas Olimpiade Jadi Lawan

Usai menutup karier internasional, Chen Qing Chen langsung 'magang' sebagai pelatih di China Badminton Super League (CBSL) 2025/26.

Tayang:
BWF
PASANGAN EMAS CHINA - Ganda putri no.1 dunia, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan ketika beraksi di French Open 2024. Setelah mengumumkan pensiun jadi atlet, Chen Qing Chen langsung “magang” sebagai pelatih di China Badminton Super League. 

Ringkasan Berita:
  • Baru saja pensiun, Chen Qing Chen langsung turun sebagai pelatih magang di China Badminton Super League (CBSL) 2025/26.
  • Di laga debutnya sebagai pelatih, ia justru berhadapan dengan mantan partner sekaligus pasangan terakhirnya, Jia Yi Fan.
  • CBSL menjadi ajang menarik karena mempertemukan para pemain top dunia dengan format beregu mirip Piala Sudirman.

TRIBUNNEWS.COM - Pebulu tangkis China, Chen Qing Chen tidak butuh waktu lama untuk kembali ke lapangan setelah mengumumkan pensiun.

Hanya berselang beberapa minggu sejak menutup karier internasionalnya di French Open Super 750, mantan ganda putri peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu langsung turun gunung. 

Namun kali ini ia hadir di lapangan bukan sebagai pemain, melainkan sebagai calon pelatih bulutangskis.

Chen Qing Chen turut berpartisipasi di China Badminton Super League (CBSL) 2025/26 dengan 'magang' sebagai staf pelatih klub Ruichang.

Dilansir CGTN Sport Scene, Chen Qing Chen terlihat aktif memberi instruksi dari pinggir lapangan pada hari pembukaan liga di Shenzhen.

Salah satu pasangan yang ia tangani adalah duet muda Tan Ning/Chen Fang Hui, yang memang diproyeksikan menjadi penerus ganda putri Tiongkok.

Menariknya, lawan pertama Tan Ning/Chen Fang Hui adalah sosok yang sangat akrab bagi Chen Qing Chen: Jia Yi Fan, mantan partner sekaligus pasangan emasnya di Olimpiade.

Baca juga: Akhir Kisah Monster Ganda Putri China, Tarian Terakhir Chen Qing Chen/Jia Yi Fan Gagal Berbuah Gelar

Chen Qingchen (kanan) dan Jia Yifan dari China bereaksi setelah memenangkan poin melawan Yuki Fukushima dan Sayaka Hirota dari Jepang selama pertandingan semifinal ganda putri mereka di kejuaraan bulu tangkis dunia Piala Sudirman 2023 di Suzhou di provinsi Jiangsu timur China pada 21 Mei 2023.
SELEBRASI - Chen Qingchen (kanan) dan Jia Yifan dari China bereaksi setelah memenangkan poin melawan Yuki Fukushima dan Sayaka Hirota dari Jepang selama pertandingan semifinal ganda putri mereka di kejuaraan bulu tangkis dunia Piala Sudirman 2023 di Suzhou di provinsi Jiangsu timur China pada 21 Mei 2023. (WANG ZHAO / AFP)

Di laga itu, Jia Yi Fan tampil bersama pemain spesialis ganda, Li Wen Mei, untuk memperkuat klub Liaoning. 

Hasilnya, Jia/Li menang dua gim langsung 15-9, 15-12 dan membantu Liaoning mengalahkan Ruichang dengan skor 4-1.

Pertemuan ini menjadi momen unik: Chen mendampingi pemain yang ia latih, sementara Jia berada di seberang lapangan sebagai lawan.

Padahal keduanya baru saja menutup karier bersama sebagai salah satu pasangan tersukses dalam sejarah bulu tangkis modern.

Langkah Chen Qing Chen sebagai pelatih menarik perhatian. Dengan pengalamannya sebagai juara dunia dan peraih emas Olimpiade, ia dinilai punya modal kuat untuk jadi pelatih top di masa depan.

Apa Itu China Badminton Super League?

China Badminton Super League adalah liga bulu tangkis beregu yang cukup bergengsi di Tiongkok. 

Formatnya mirip Piala Sudirman, yaitu gabungan tunggal dan ganda yang dipertandingkan dalam format beregu campuran. Liga ini tidak hanya diikuti pemain lokal, tetapi juga terbuka untuk pemain internasional top.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved