ISS 2025: Menpora Turut Tekankan Pentingnya Transformasi dan Kolaborasi di Sektor Olahraga Indonesi
Erick menyebut bahwa Kemenpora harus lebih mengedepankan fungsi pembinaan dan pendampingan, bukan sekadar menjadi pihak yang memimpin
Ringkasan Berita:
- Erick menyebut bahwa Kemenpora harus lebih mengedepankan fungsi pembinaan dan pendampingan, bukan sekadar menjadi pihak yang memimpin
- Menurut Erick, transformasi di sektor olahraga tidak mungkin berjalan tanpa dukungan kementerian lain
- Ia juga menyinggung persoalan aset pemerintah daerah yang terbengkalai
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan pentingnya perubahan pola pikir serta kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah dalam mendorong transformasi sektor olahraga nasional.
Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan Indonesia Sports Summit 2025.
Erick menyebut bahwa Kemenpora harus lebih mengedepankan fungsi pembinaan dan pendampingan, bukan sekadar menjadi pihak yang memimpin.
“Kami dari Kemenpora harus berintrospeksi diri. Kita bukan pemimpin, tapi mengayomi. Jadi yang terpenting adalah mindset tim di Kemenpora,” ujar Erick pada acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2025, Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/12/2025).
Menurut Erick, transformasi di sektor olahraga tidak mungkin berjalan tanpa dukungan kementerian lain.
Ia mencontohkan isu student-athlete yang hingga kini belum memiliki payung hukum. Karena itu, kolaborasi dengan kementerian terkait dianggap mutlak.
Ia juga menyinggung persoalan aset pemerintah daerah yang terbengkalai.
Untuk itu pihaknya akan turut berkomunikasi dengan pemerintah daerah untuk membahas penyelarasan kebijakan demi pemanfaatan aset yang lebih efektif.
“Kita mensinergikan transformasi ini dengan kebijakan lain. Nggak bisa sendiri,” tegasnya.
Lebih lanjut, Erick mengingatkan bahwa Presiden Prabowo selalu mendorong kerja yang efektif, efisien, dan berorientasi hasil.
Baca juga: Nesta, Panucci dan Cambiasso Turut Sambangi Indonesia Sports Summit 2025
Ia menyoroti pentingnya keselarasan visi antarlembaga agar pembangunan sektor olahraga berjalan kompak.
Di sisi lain, Erick menjelaskan bahwa kontribusi belanja pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi relatif kecil, hanya 7–10 persen.
Karena itu, sektor olahraga perlu didorong menjadi bagian dari ekonomi baru yang bertumpu pada peningkatan daya beli dan investasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Erick-Thohir-saat-diwawancarai-usai-pembukaan-Indonesia-Sports-Summit.jpg)