Minggu, 10 Mei 2026

MotoGP

Kisruh Internal Ducati Gegara Pecco Bagnaia, Marc Marquez Naik Gaji Menambah Runyam

Ducati dilanda perpecahan internal songsong MotoGP 2027, di mana beda sikap soal Pecco Bagnaia dan kenaikan gaji Marc Marquez menjadi sumber masalah.

Tayang:
Instagram @ducaticorse
KISRUH DUCATI - Momen Marc Marquez (kiri) bertemu dengan crew chiefnya, Marco Rigamonti (tengah) dan manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi (kanan) sebelum tes MotoGP 2025 di Sirkuit Catalunya, Selasa (19/11/2024). Kisruh internal Ducati gegara kondisi Pecco Bagnaia dan kenaikan gaji Marc Marquez di MotoGP 2027. 

Ringkasan Berita:
  • Isu tak sedap melanda garasi Ducati di mana Davide Tardozzi bisa hengkang di MotoGP 2027
  • Tidak stabilnya performa Pecco Bagnaia diklaim awal dari ketidakharmonisan antara para petinggi tim Ducati di MotoGP
  • Gaji Marc Marquez di MotoGP 2027 yang dinilai terlalu tinggi juga memperburuk kondisi

TRIBUNNEWS.COM - Kasak-kusuk kabar tidak sedap kembali berhambus dari garasi Ducati.  Manajer Ducati MotoGP, Davide Tardozzi dikabarkan akan meninggalkan tim pada tahun 2027. 

Di balik dominasi Ducati, masalah internal telah menanti. Status gelar Marc Marquez otomatis membuat nilai kontraknya mahal dan menambah beban keuangan tim.

Lalu ada kursi Francesco 'Pecco' Bagnaia kini jadi incaran banyak nama muda berbakat, termasuk Fermin Aldeguer dan Pedro Acosta, yang dipantau Gigi Dall’Igna.  

Terbaru, rumor kepergian bos tim, Davide Tardozzi, semakin menambah pelik drama pabrikan Borgo Panigale menyongsong dimulainya MotoGP 2026, Februari mendatang.

Davide Tardozzi (kiri) dan Marc Marquez (kanan) sedang mengobrol setelah balapan MotoGP Spanyol 2024 di Sirkuit Jerez, 28 April 2024.
MARQUEZ-TARDOZZI - Davide Tardozzi (kiri) dan Marc Marquez (kanan) sedang mengobrol setelah balapan MotoGP Spanyol 2024 di Sirkuit Jerez, 28 April 2024. (Instagram @crash_motogp)

Sebuah laporan baru-baru ini dari media Italia La Gazzetta dello Sport mengklaim bahwa Tardozzi dapat meninggalkan Ducati pada tahun 2027 di tengah rumor perselisihan internal dengan pimpinan proyek Ducati di MotoGP, Luigi Dall’Igna.

Keduanya diduga berselisih mengenai perlakuan terhadap Pecco Bagnaia di mata publik selama masa sulitnya sang pembalap sepanjang MotoGP 2025.

Tardozzi pernah mengklaim bahwa Ducati tidak cukup membantu Pecco Bagnaia dalam beradaptasi dengan motor Ducati Desmosedici GP25.

Sementara Dall’Igna merasa Pecco Bagnaia telah gagal meskipun telah diberi banyak kesempatan untuk meningkatkan performanya.

Komentar Tardozzi konon tidak diterima dengan baik oleh Ducati, dengan rumor di dalam tim pabrikan asal Italia itu menyebut sang manajer tim dapat keluar dari tim pada MotoGP 2027.

Tardozzi dan Dall'Igna Tak Ribut

Beberapa kandidat pengganti potensial telah muncul, termasuk Gino Borsoi dan Francesco Guidotti.

Test rider Ducati, Michelle Pirro turut disebut telah terbuka untuk menggantikan Tardozzi, tetapi itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Namun sebuah laporan terbaru dari MOWMAG mengklaim bahwa klaim La Gazzetta soal keinginan Tardozzi meninggalkan Ducati adalah spekulasi murni. Menurut mereka, Tardozzi tidak akan meninggalkan Ducati.

Rumor tentang krisis internal di Ducati antara Tardozzi dan Dall'Igna tampaknya melenceng. Hal tersebut bukan alasan mengapa Tardozzi akan mempertimbangkan untuk meninggalkan tim.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa keputusan tentang masa depan Bagnaia juga belum terjadi. Diklaim bahwa nasib juara MotoGP dua kali itu  masih memiliki waktu hingga 2026 untuk memperjuangkan tempatnya.

Marc Marquez Pecahkan Rekor Gaji Ducati?

Ada begitu banyak topik yang harus dikaji ulang, begitu banyak hal yang perlu diuji, dan waktu jelas tak bisa dibuang percuma.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved