SEA Games 2025
Lifter Rizki Juniansyah, Medali SEA Games-Olimpiade, dan Jasa Sang Ayah
Keberhasilan ini sekaligus menjadi medali ketiganya sepanjang tampil di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.
Lifter Rizki Juniansyah, Medali SEA Games-Olimpiade, dan Jasa Sang Ayah
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Lifter andalan Indonesia, Rizki Juniansyah kembali menunjukkan eksistensinya dalam mengharum nama Indonesia di kancah internasional.
Rizki yang turun di kelas 79 kg sukses meraih medali emas SEA Games 2025.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi medali ketiganya sepanjang tampil di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.
Baca juga: SEA Games 2025, Lifter Rizki Juniansyah Bertekad Persembahkan Prestasi untuk Mendiang Ayah
Rizki mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut.
Sebelumnya, atlet asal Serang tersebut meraih medali perak pada SEA Games 2021 di kelas 61 kg, lalu meraih medali emas pada SEA Games di Kamboja.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur. Ini adalah medali emas ketiga saya di SEA Games. Tahun 2021 saya meraih medali perak di kelas 61 kg, kemudian di SEA Games Kamboja saya mendapatkan medali emas. Dan di SEA Games kali ini saya meraih medali emas kedua saya,” ujar Rizki saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (18/12/2025).
“Insyaallah, saya akan terus mempertahankan prestasi saya, baik di SEA Games, Asian Games maupun Olimpiade,” sambungnya.
Tak hanya itu, dalam ajang ini, Rizki juga sukses memecahkan rekor dunia clean & jerk. Pria berusia 22 tahun tersebut mempertajam rekor dunia atas namanya sendiri.
Sebelumya, Rizki mencatatkan 204 Kg pada kejuaraan Dunia 2025 yang bergulir Oktober lalu, dan di SEA Games ini dirinya mempertajam dengan mengangkat total 205kg.
“Sebenarnya rekor itu tidak disengaja. Di pertandingan saya mencoba-coba saja karena ada kesempatan untuk memecahkan rekor. Saya memecahkan rekor Clean & Jerk dan total angkatan. Karena kelas 79 kg akan ditutup tahun depan dan kembali ke kelas 75 kg, kemungkinan saya akan turun kembali ke kelas 75 kg. Rekor di kelas 79 kg juga akan dihapus,” terangnya.
Medali Emas Buat Mendiang Sang Ayah
Lebih lanjut, peraih medali emas Olimpiade 2024 tersebut mengatakan raihan emas ini ia persembahkan untuk Indonesia dan ayahandanya yang telah berpulang.
Baginya, dukungan sang ayah sejak awal karier menjadi motivasi terbesar dalam perjalanan prestasinya di dunia angkat besi.
"Medali ini saya persembahkan untuk Indonesia dan almarhum ayah saya yang melatih saya dari nol sampai sekarang,” ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/EMAS-DAN-REKOR-DUNIA-Lifter-andalan-Indonesia-Rizki-Juniansyah.jpg)