BWF World Tour
Malaysia Open 2026 Turnamen Pembuka Musim Baru, Viktor Axelsen Pilih Mundur
Viktor Axelsen memilih mundur dari Malaysia Open 2026 lantaran kondisi fisiknya yang belum fit setelah mengalami operasi punggung.
Ringkasan Berita:
- Tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, memilih mundur dari Malaysia Open 2026
- Axelsen menarik diri dari Malaysia Open 2026 lantaran kondisi fisiknya yang belum fit setelah mengalami operasi punggung pada April 2025 lalu
- Malaysia Open 2026 merupakan turnamen BWF World Tour Super 1000 yang bakal berlangsung di Axiata Arena, 6-11 Januari mendatang
TRIBUNNEWS.COM - Malaysia Open 2026 menjadi turnamen pembuka musim baru yang bakal berlangsung di Axiata Arena, 6-11 Januari mendatang.
Malaysia Open 2026 masuk agenda BWF World Tour Super 1000, sejumlah pebulu tangkis top dunia dipastikan ikut serta.
Namun dalam update peserta yang ada di laman resmi BWF, Selasa (23/12/2025), tunggal putra Denmark yakni Viktor Axelsen justru memilih mundur dari Malaysia Open 2026.
Nama Axelsen terlihat mengisi daftar withdrawn alias pemain yang mundur dari Malaysia Open 2026, bersanding bersama dua tunggal Brasil yakni Jonathan Matias dan Donnians Oliveira.
Dikutip dari TV2 Sport Denmark, kondisi fisik yang belum fit menjadi alasan Axelsen menarik diri dari Malaysia Open 2026.
Karena memang, Axelsen sempat menjalani operasi punggung pada April 2025 lalu.
Baca juga: Kaleidoskop 2025: Daftar Gelar Tim Badminton Indonesia, Gebrakan Fajar/Fikri hingga Emas SEA Games
Setelah menjalani operasi punggung, Axelsen harus melakoni proses pemulihan yang membuatnya absen tanding enam bulan.
Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024 itu sempat comeback di Hong Kong Open 2025 yang dihelat September.
Axelsen kemudian melanjutkan aksinya di China Masters 2025, Denmark Open 2025, dan French Open 2025.
Namun setelah itu, Axelsen kembali merasakan sakit di bagian punggungnya, bahkan sampai saat ini.
"Secara fisik saya merasa kurang baik. Saya kembali mengalami masalah dengan punggung saya. Selain itu saya baik-baik saja, tetapi karena bulu tangkis telah dan masih menjadi bagian besar dari kehidupan sehari-hari dan hidup saya, tentu saja hal itu memengaruhi saya karena saya tidak bisa bermain."
"Masalahnya sama seperti sebelum saya menjalani operasi," kata Axelsen.
Baca juga: Update Ranking BWF Pasca-World Tour Finals 2025: Jojo Tembus 4 Besar, 5 Wakil Indonesia Melesat
"Bisa dibilang, kondisinya tidak terlalu baik. Saya menderita prolaps di punggung, yang menyebabkan tekanan pada saraf, terutama di kaki kiri saya."
"Terakhir kali saya tidak berhasil tanpa operasi, tetapi masih ada kemungkinan itu bisa sembuh sendiri. Namun saat ini tampaknya tidak terlalu positif, meskipun saya melakukan segala yang saya bisa untuk membiarkan tubuh menyelesaikannya sendiri," tambah Axelsen.
Sadar akan kondisi tubuhnya yang belum 100 persen fit, Axelsen memilih untuk tidak memaksakan bertanding meski turnamen level Super 1000 sekalipun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/viktor-axelsen-di-china-open-2023.jpg)