MotoGP
Aturan Baru MotoGP 2027 Memperumit Transfer Pembalap, Resah Marc Marquez Perlu Dijawab Ducati
Marc Marquez menyebut transfer pembalap MotoGP 2027 merupakan yang terumit sepanjang pengalamannya berkarier di kelas premier sejak 2013.
Ringkasan Berita:
- Silly Season MotoGP 2027 pada musim 2026 cukup mengusik hati pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez
- Marc Marquez merasa bursa transfer pembalap MotoGP 2027 merupakan yang paling sulit dia rasakan selama kariernya di kelas premier sejak 2013
- Secara peluang, Marc Marquez condong bertahan di Ducati ketimbang merealisasikan isu CLBK dengan Honda di MotoGP 2027
TRIBUNNEWS.COM - Kasak-kusuk perpindahan pembalap atau Silly Season untuk MotoGP 2027 mengusik hati rider Ducati Lenovo Team, Marc Marquez. Aturan baru motor di MotoGP 2027 malah memperkeruh!
Juara dunia MotoGP tujuh kali, Marc Marquez, menilai bahwa musim 2026 akan menghadirkan bursa pembalap tersulit yang pernah ia alami.
Mayoritas pembalap habis kontrak di MotoGP 2026. Sehingga musim depan bukan hanya sekadar balapan untuk meraih gelar juara dunia, melainkan juga eksistensi mereka di kelas premier.
Tidak menutup kemungkinan ada perpindahan plot twist pada 'bursa transfer' pembalap MotoGP 2027. Termasuk juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, yang secara kenyamanan sudah "klik" dengan garasi Ducati Lenovo Team.
Secara realistis, kecil kemungkinan Marc Marquez meninggalkan garasi pabrikan Bologna, Italia itu.
Di tengah isu kembalinya ke Honda, realita lintasan menunjukkan masih pabrikan Ducati yang mampu memberikan motor untuk bersaing di perebutan juara dunia.
Marquez, yang memulai persiapannya untuk MotoGP pada 2012 dan menggantikan Casey Stoner pada 2013, selama ini memiliki proses negosiasi kontrak yang relatif mulus.
Kerja sama panjangnya dengan Honda Repsol membuat kedua pihak jarang mengalami konflik.
Namun, penurunan performa Honda di awal 2020-an membuat Marquez pindah ke Gresini pada 2023 dan kemudian bergabung dengan Ducati pabrikan untuk 2025, setelah sedikit tekanan untuk mengamankan posisi di atas Jorge Martin.
Gelar dominan tahun ini kembali menempatkannya dalam posisi kuat di pasar pembalap, meski Marquez akan berusia hampir 33 tahun.
Regulasi Baru MotoGP
Regulasi 2027, dengan perubahan terbesar sejak 2002 menghapus ride height device, memperkecil sayap aerodinamis, dan menurunkan kapasitas mesin dari 1000cc menjadi 850cc menjadi faktor utama ketidakpastian ini.
Melansir Crash, Marquez sendiri pernah menghadapi perubahan regulasi sebelumnya, termasuk pada 2016 saat ECU kontrol dari Magneti Marelli dan ban Michelin mulai digunakan.
Pada 2016, mayoritas pabrikan mempertahankan line-up pembalap yang sama karena kontrak dua tahun yang berlaku 2015–2016.
Baca juga: Tak Takut Marc Marquez Pensiun, Ducati Sudah Simpan Pengganti sebagai Wajah Baru MotoGP
Honda tetap dengan Marquez dan Dani Pedrosa, Yamaha dengan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, Ducati dengan Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone, sementara Suzuki mempertahankan Aleix Espargaro dan Maverick Vinales.
Hanya Aprilia yang melakukan pergantian pembalap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Marquez-Pimpin-MotoGP-Prancis-2025.jpg)