Kamis, 14 Mei 2026

BWF World Tour

Dominasi An Se-young & Kim/Seo Berlanjut di Malaysia Open 2026, Teror Nyata ke Wakil Elite

Gelar Malaysia Open 2026 bukti An Se-young dan Kim/Seo lanjutkan dominasinya pada 2026, teror nyata 2 jagoan Korea ke wakil elite.

Tayang:
Dok/BWF
SELEBRASI - Tunggal putri Korea Selatan, An Se-young mengekspresikan kegembiraanya setelah menjuarai Malaysia Open 2026 dengan mengalahkan Wang Zhi Yi (China) dalam babak final di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (11/1/2026). Dominasi An Se-young dan Kim/Seo. Dok/BWF 

Ringkasan Berita:
  • Tunggal putri Korea, An Se-young dan ganda putra Korea, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, kompak segel gelar di turnamen pembuka 2026 bertajuk Malaysia Open 2026
  • Dua wakil andalan Korea Selatan membuka musim 2026 dengan langsung menjuarai turnamen berlabel super 1000
  • Sang pecetak rekor lewat gelar Malaysia Open 2026 beri teror nyata ke jajaran wakil elite dunia

TRIBUNNEWS.COM - Dua wakil andalan Korea Selata, tunggal putri An Se-young, dan ganda putra, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, kompak segel gelar Malaysia Open 2026 pada Minggu (11/1/2026).

Bertanding di Kuala Lumpur, Malaysia, An dan Kim/Seo langsung merebut gelar turnamen super 1000 setelah kedua wakil tersebut mencetak rekor epic tahun 2025 lalu pada bulan Desember.

Musim 2026 saja dimulai, namun gelar Malaysia Open 2026 jadi bukti An dan Kim/Seo sudah mengirimkan teror nyata khususnya untuk para rival mereka selaku wakil elite dunia.

Pasalnya hanya selang beberapa minggu setelah menutup tahun 2025 yang penuh rekor, andalan Korea ini kembali menunjukkan taringnya di ajang pembuka musim. 

lihat fotoSELEBRASI - Ganda putra Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae berpose setelah menjuarai Malaysia Open 2026 dengan mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) dalam babak final di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (11/1/2026). Dok/BWF
SELEBRASI - Ganda putra Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae berpose setelah menjuarai Malaysia Open 2026 dengan mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) dalam babak final di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (11/1/2026). Dok/BWF

An Se-young Sambut Awal yang Baik

Di final Malaysia Open 2026, An berhadapan dengan Wang Zhi Yi (China) yang diuntungkan dengan tak main di babak semifinal imbas Chen Yu Fei (China) mengundurkan diri.

Walau diuntungkan dengan istirahat satu hari, ia tetap melalui laga yang alot karena melawan ranking 2 dunia tunggal putri, Wang.

Mentalitas An menyala setelah mengamankan gim pertama 21-15, ia dibuat repot di gim kedua hingga tertinggal jauh 17-9. 

Baca juga: Ranking BWF Pasca-Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Naik ke Peringkat 4, Jafar/Felisha Ikut Melesat

Namun, An menunjukkan ketenangan, kepercayaan diri, hingga demi poin ia raih untuk mengejar Wang.

An tetap percaya pada kemampuannya dan berakhir dengan gelar juara setelah mengunci gim kedua dengan skor 24-22.

Ini adalah gelar Malaysia Open milik An yang ia raih dalam tiga edisi beruntun sejak tahun 2024 lalu.

"Saya mencoba untuk rileks dan menenangkan diri," ujar An mengenai strateginya saat tertinggal delapan poin. "Tanpa sadar, tiba-tiba saya sudah unggul. Dari situ, saya terus menekan dengan lebih percaya diri. Ini awal tahun yang bagus. Saya sangat senang," buka An melansir BWF.

lihat fotoTERJATUH - Pebulutangkis China, Wang Zhi Yi saat melawan pebulutangkis Korea Selatan, An Se Young di final Indonesia Open 2025, di Istora Senayan Jakarta, Minggu (8/6/2025). Wang Zhi Yi gagal meraih gelar juara tunggal putri Indonesia Open 2025 usai kalah tiga set dengan skor 21-13, 21-19, dan 21-15. Di foto menggunakan kamera Canon EOS R1 dengan lensa RF24-105mm f/2.8L IS USM Z dan lensa RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM. TRIBUNNEWS/HERUDIN
TERJATUH - Pebulutangkis China, Wang Zhi Yi saat melawan pebulutangkis Korea Selatan, An Se Young di final Indonesia Open 2025, di Istora Senayan Jakarta, Minggu (8/6/2025).  TRIBUNNEWS/HERUDIN

Melupakan rekor-rekor yang dinantikan Badminton Lovers, An pilih fokus main di turnamen satu ke turnamen lainnya.

"Tahun ini, saya akan memberikan segalanya demi menjalani musim yang bagus lagi. Saya tidak akan memikirkan rekor. Fokus saya adalah pada setiap turnamen yang diikuti," tegasnya.

Ada Cedera di Balik Gelar Kim/Seo

Mirip dengan An, tapi Kim/Seo dipaksa bekerja lebih keras oleh jagoan tuan rumah, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, ketika kedua pasangan beradu di final.

Setelah berbagi angka di dua gim awal, utusan Korea ini tampil mati-matian di gim penentuan dan berakhir menang dengan skor 21-15, 12-21, 21-18.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved