BWF World Tour
Menakar Peluang Putri KW Juara Indonesia Masters 2026
Putri KW memiliki peluang juara cukup terbuka saat mengikuti Indonesia Masters 2026 di tengah absennya beberapa pemain ranking top dunia.
Ringkasan Berita:
- Putri KW akan menjadi unggulan kedua saat tampil di turnamen Indonesia Masters 2026.
- Ia menjadi harapan besar Indonesia memutus puasa gelar Indonesia di turnamen ini sejak 2015 silam.
- Kali terakhir tunggal putri Indonesia bisa menjadi juara di Indonesia Masters adalah Adriyanti Firdasari.
TRIBUNNEWS.COM - Sektor tunggal putri menjadi salah satu nomor yang cukup lama tak dimenangi Indonesia saat turnamen Indonesia Masters berlangsung.
Hingga Indonesia Masters 2026 kali ini, Indonesia menahan dahaga gelar juara selama 11 tahun lamanya.
Hal itu lantaran pemain putri Indonesia yang terakhir kali menjadi juara Indonesia Masters terjadi pada tahun 2014 silam.
Saat itu ada sosok Adriyanti Firdasari yang mengharumkan nama Indonesia di kandang sendiri.
Sedangkan pada tahun 2026 ini, Indonesia memiliki harapan yang tak kalah besar.
Meskipun tak banyak tunggal putri Merah Putih yang akan tampil di Istora, peluang menjadi yang terbaik di akhir turnamen tetap ada.
Baca juga: Hasil Indonesia Masters 2026: Fajar/Fikri Lolos 16 Besar, Debut Manis di Istora Sebagai Pasangan
Indonesia akan mengandalkan Putri Kusuma Wardani (Putri KW) sebagai tumpuan di ajang Super 500 ini.
Putri KW bisa dibilang punya peluang cukup besar menjadi juara.
Hal itu lantaran ada banyak pemain top dunia yang absen di Indonesia Masters kali ini.
Nama-nama seperti An Se-young, Wang Zhiyi, hingga Akane Yamaguchi tak dapat dijumpai di daftar pemain fase penyisihan.
Bahkan unggulan pertama turnamen berpindah ke tangah pebulu tangkis China, Chen Yufei.
Padahal Chen Yufei kini menduduki peringkat 5 dunia di ranking BWF.
Faktor itu juga merembet kepada Putri KW yang sebenarnya menempati ranking 7 dunia.
Ia kini menjadi unggulan kedua untuk mengikuti Indonesia Masters 2026.
Meski berstatus unggulan tinggi, posisi Putri KW diapit mantan jawara turnamen ini.
Chen Yufei datang sebagai penyandang gelar di tahun 2022.
Ada juga wakil Thailand, Ratchanok Intanon, yang punya rekor tak kalah luar biasa.
Ia sudah tiga kali menjadi juara Indonesia Masters, yaitu edisi 2010, 2020, dan 2025.
Dengan kata lain, Intanon adalah sang juara bertahan turnamen ini.
Mengalahkan para unggulan itu bukan menjadi perkara mudah baginya.
Terkhusus melawan Intanon, Putri KW belum punya sejarah menghadapi pebulu tangkis Thailand itu.
Bila keduanya berjumpa, itu akan menjadi pertandingan pertama bagi Putri KW dan Intanon.
Baca juga: 29 Gelar Tuan Rumah di Indonesia Masters: Belum Ada yang Mampu Pecahkan Rekor Marcus/Kevin
Berbeda halnya bila Putri KW berjumpa dengan Chen Yufei.
Status unggulan satu dan dua membuat Chen Yufei dan Putri KW sangat terbuka berjumpa di babak final.
Sejauh ini, Putri belum pernah menang atas wakil China tersebut.
Mereka sudah bertemu sebanyak tiga kali, di mana Yufei selalu memenangi pertandingan tersebut.
Tantangan besar bagi Putri KW mengukir namanya di jajaran para juara Indonesia Masters 2026.
Berkaca dari dua turnamen di awal tahun ini, langkah Putri cukup meyakinkan di babak-babak awal.
Saat tampil di Malaysia Open dan India Open lalu, Putri KW selalu menjejak hingga babak perempat final.
Setidaknya hal itu bisa menjadi ukuran dan tolok ukur bagi Putri KW mengukur lajunya di Indonesia Masters 2026.
(Tribunnews.com/Guruh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PUTRI-KW-MENANG-Pebulutangkis-tunggal-putri-Indonesia-Putri-Kusuma-Wardhani.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.