MotoGP
Kecepatan Bukan Masalah, Marc Marquez Sebut Cedera Hambatan Tatap Musim Anyar
Dengan Desmosedici GP26, kecepatan bukan hambatan bagi Marc Marquez melainkan cedera bahunya yang bisa mengganggu saat tes pramusim.
Ringkasan Berita:
- Marc Marquez bicara soal performanya yang diprediksi bisa moncer namun menurun setelahnya karena cedera yang ia alami
- Kecepatan tak disebut sebagai masalahn bagi Marquez sepanjang menunggangi Desmosedici GP26 milik Ducati
- Kondisi fisik karena masih pemulihan cedera bahu yang membuat Baby Alien meragukan konsistensi performanya
TRIBUNNEWS.COM - Sebuah prediksi tak terduga disampaikan Marc Marquez jelang tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang, Malaysia, pekan depan mulai tanggal 3-5 Februari 2026.
Agenda tes yang berlangsung selama 3 hari, The Baby Alien - julukan Marquez, memprediksi bahwa ia akan tampil sangat kuat pada hari pertama tes pramusim MotoGP di Sepang sebelum mengalami penurunan performa di hari berikutnya.
Penurunan ini disebabkan oleh kondisi fisik bahunya yang masih dalam tahap pemulihan setelah mengalami kecelakaan akibat bersenggolan dengan Marco Bezzecchi di GP Indonesia tahun 2025 lalu.
Kondisi Fisik Marc Marquez
Juara dunia sembilan kali tersebut mengakui bahwa ketahanan fisiknya saat ini belum cukup stabil untuk mempertahankan performa tinggi selama dua hari berturut-turut.
Meski demikian, Marquez menegaskan bahwa ia tidak mengkhawatirkan kecepatan murninya di atas lintasan karena merasa kemampuannya tetap berada di level normal.
Kini, fokus utamanya adalah memulihkan kondisi fisik sepenuhnya agar siap mempertahankan gelar juara saat musim baru dimulai di Thailand pada akhir Februari mendatang.
Baca juga: Max Biaggi Sebut Marc Marquez Tolok Ukur Aprilia yang Harus Dilampaui di MotoGP 2026
"Saya bisa berkendara dengan sangat baik pada tingkat normal selama satu hari, tetapi kemudian di hari kedua saya sangat menurun," kata Marc Marquez mengutip Crash.
"Saya sudah memprediksi bahwa di Malaysia, hari pertama saya akan merasa sangat bagus, tetapi Malaysia adalah tes yang sulit bagi semua orang (secara fisik), dan hal tersulit untuk dikendalikan adalah dari hari pertama ke hari kedua."
"Bahkan hanya untuk pergi dua hari berturut-turut ke pusat kebugaran, (pada hari kedua) saya tidak bisa tampil dengan baik. Sesuatu yang berhasil saya capai tahun lalu. Namun saya pikir kami (sedang membaik) dengan cara yang baik, dan untuk mengendarai motor selama satu hari saja, saya sudah berada di tingkat normal saya," jelasnya.
Kecepatan Bukan Masalah
Meski demikian, Marquez menegaskan bahwa ia tidak mengkhawatirkan kecepatan murninya di atas lintasan karena merasa kemampuannya tetap berada di level normal.
Kini, fokus utamanya adalah memulihkan kondisi fisik sepenuhnya agar siap mempertahankan gelar juara saat musim baru dimulai di Thailand pada akhir Februari mendatang.
"Itulah yang saya pahami dari cedera terakhir; jika saya merasa baik dengan kondisi fisik saya, kecepatannya ada di sana," papar sang juara bertahan.
"Karena alasan itu, saya tidak khawatir melewatkan tes Valencia, saya tidak khawatir melewatkan balapan Valencia, karena titik lemah saya adalah sisi fisik saya. Jadi jika saya mengurus hal ini, kecepatannya ada di sana (GP26)."
Perlu diketahui, absennya Marquez dari empat seri terakhir MotoGP 2025 lalu hingga tes Valencia.
Agenda tersebut jelas menghalangi pembalap Spanyol tersebut untuk terlibat langsung dalam pengembangan Ducati GP26.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Marquez-Kualifikasi-MotoGP-Italia-2025.jpg)