BWF World Tour
Mentalitas Korea Selatan di BATC 2026 Bikin An Se-young Cs Torehkan Sejarah Manis
Mentalitas badminton putri delegasi Korea Selatan di turnamen beregu BATC 2026 bikin sejarah manis lahir di Qingdao, China.
Ringkasan Berita:
- Badminton putri Korea Selatan tunjukkan mentalitas ciamik ketika berebut gelar dengan China di turnamen beregu BATC 2026
- Tak hanya bertumpu kepada An Se-young sebagai jagoan, semua sektor kerja keras dan berujung sejarah manis
- Kemenangan badminton putri Korea Selatan di final BATC 2026 bikin sejarah anyar, kali pertama raih medali emas
TRIBUNNEWS.COM - Mentalitas badminton putri Korea Selatan menunjukkan perbedaan cukup signifikan ketika mentas di turnamen beregu, Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026, Minggu (8/2/2026).
Bicara kekuatan Korea Selatan tim putri, sektor ganda tak diragukan karena cukup mampu bersaing dengan pemain elite. Kekhawatiran Negeri Ginseng ada di nomor tunggal karena inkonsisten performa ketika mengarungi turnamen individu di BWF World Tour.
Tapi penggawa Korea Selatan menunjukkan mentalitas yang berbeda ketika turun di BATC 2026 baik dari nomor tunggal maupun ganda, di mana mereka tiba-tiba jadi pemain dingin dan mengerikan, hingga konsisten menyumbang poin untuk tim.
Sebelumnya perlu diketahui, untuk tim putri Korea Selatan di BATC 2026 cukup mentereng karena nyaris semua pemain elite dunia mereka turun dalam gelaran kualifikasi ke Thomas dan Uber Cup ini, termasuk mengandalkan jagoan mereka yakni An Se-young.
Mentalitas dan keberanian pelatih dalam membuat keputusan mengantarkan sejarah manis tim putri Korea Selatan di BATC 2026 dengan meraih juara untuk kali pertama.
Rentetan Kejutan Nomor Tunggal
Di atas kertas, jika sudah soal tunggal putri Korea Selatan, otomatis nama An Se-young yang akan dipasang dalam line-up karena auto mendapat poin dalam permainannya.
Namun jajaran pelatih Korea Selatan tampak enggan jika terus bertumpu kepada andalan utamanya tersebut. Mereka memilih pemain lain yang diharapkan bisa diandalkan untuk berburu poin.
Baca juga: Jadwal Final BATC 2026: Kans China Kawinkan Medali Emas, An Se-young Cs Bisa Jadi Penjegal
Nama-nama seperti Kim Ga-eun, Park Ga-eun, hingga Kim Min-ji dimainkan oleh pelatih ketika mereka memilih untuk mengistirahatkan ratu bulu tangkis dunia, An Se-young.
Hasilnya, pelapis An Se-young cukup moncer dalam berburu poin dan bisa membantu tim untuk meraih kemenangan dari babak fase grup, knock-out, hingga perebutan gelar.
Salah satu sorotan menarik dari pelapis performa An Se-young yakni Kim Ga-eun dan Park Ga-eun yang menunjukkan konsistensinya tatkala diberi kesempatan turun dalam line-up.
Kim yang berstatus sebagai tunggal kedua (WS2) setelah An, sering kali diturunkan ketika jagoan Korea tersebut diistirahatkan pelatih sebagai senjata ampuh untuk partai final.
Dimainkan di babak kedua, ketiga, semifinal, dan final, menariknya Kim selalu menyumbang poin tatkala ia turun sebagai WS1 atau WS2 besutan Negeri Ginseng.
Statistik sempurnanya itu yang membuat Korea Selatan begitu solid walau harus beradu dengan tim elite seperti China.
Padahal jika berkaca di kiprahnya dalam BWF World Tour individu, Kim tak begitu konsisten dan performanya masih naik-turun.
Terbukti Kim dan tunggal putri Korea lainnya menunjukkan mentalitas yang berbeda ketika bermain di turnamen beregu.