BWF World Tour
22 Tahun Lamanya, Tak Ada Wakil Indonesia yang Juara German Open
Sudah 22 tahun lamanya, tidak ada wakil Indonesia yang juara German Open. Terakhir kali diraih Eng Hian/Flandy Limpele pada 2003 silam.
Ringkasan Berita:
- Indonesia menurunkan 2,5 wakil di German Open 2026 yang berlangsung 24 Februari hingga 1 Maret mendatang
- Dua wakil Indonesia berasal dari ganda putri yakni Lanny Tri Mayasari/Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi
- Untuk setengah wakilnya, ada ganda campuran lintas negara yakni Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja
- Skuad mini Indonesia diharapkan bisa mengakhiri puasa gelar 22 tahun di German Open, terakhir kali ada Eng Hian/Flandy Limpele yang juara 2003
TRIBUNNEWS.COM - German Open 2026 merupakan turnamen dalam kalender BWF World Tour yang digelar dalam waktu dekat.
German Open 2026 merupakan ajang BWF World Tour Super 300 yang bakal berlangsung di Westenergie Sporthalle, Jerman, pada 24 Februari hingga 1 Maret mendatang.
Turnamen yang dihelat pertama kali pada 1955 tersebut menjadi ajang pembuka tur Eropa. Setelahnya ada All England 2026 (Super 1000/3-8 Maret), Swiss Open 2026 (Super 300/10-15 Maret), dan Orleans Masters (Super 300/17-22 Maret).
Federasi Badminton Dunia (BWF) telah merilis daftar peserta yang akan memanaskan persaingan juara German Open 2026. Indonesia hanya berisikan 2,5 wakil.
Untuk dua wakil Indonesia berasal dari sektor putri, yakni ada Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi.
Kemudian untuk setengah wakilnya, ada pasangan ganda campuran beda negara, yakni Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja.
Hee Yong Kai Terry berkewarganegaraan Singapura, sedangkan Gloria berpaspor Indonesia yang berada di bawah naungan PB Djarum.
Baca juga: Racikan Baru PBSI, Lanny/Apriyani Main Rangkap Ganda Putri & Campuran dalam Tur ke China
Faktanya, sudah 22 tahun tidak ada wakil Indonesia yang bisa menjadi juara German Open.
Wakil Indonesia terakhir yang juara German Open adalah pasangan ganda putra Eng Hian/Flandy Limpele, tepatnya pada 2003 silam.
Saat ini Eng Hian dan Flandy Limpele sama-sama aktif sebagai pelatih.
Adapun di edisi terakhir, Indonesia hanya meloloskan satu wakil ke final German Open 2025, yakni Rehal Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.
Rehan/Gloria hanya mampu finis sebagai runner-up German Open 2025 setelah takluk dari pasangan lintas negara, Robin Tabeling (Belanda)/Alexandra Boje (Denmark).
Saat itu Rehan/Gloria kalah dari Robin/Boje dengan skor akhir 21-17, 21-12.
Dengan minimnya wakil, skuad mini Indonesia di German Open 2026 diharapkan bisa mengakhiri puasa gelar 22 tahun lamanya.
Baca juga: 5 Wakil Indonesia di 10 Besar Ranking BWF Terbaru, Ganda Putra Punya 2 Utusan
Peluang Wakil Indonesia
Hanya berstatus Super 300, banyak pemain bintang dunia yang memilih absen dari keikutsertaan German Open 2026.