MotoGP
Analisis Stoner soal Dominasi Marc Marquez, Ada Satu Celah yang Tak Disadari Rider Lain
Casey Stoner menguliti alasan kenapa Marc Marquez begitu dominan, bagi sang legenda ada celah yang tak diketahui orang banyak.
Ringkasan Berita:
- Casey Stoner menguliti soal kedigdayaan Marc Marquez hingga kembali jadi juara dunia MotoGP lagi
- Bukan hanya kelebihan, Stoner juga membeberkan kelemahan Marquez yang tak disadari pembalap lain
- Pujian soal kecerdasan dan kesabaran Baby Alien yang kian ciamik pada 2025 disorot Stoner
TRIBUNNEWS.COM - Dominasi Marc Marquez tak terbantahkan setelah pindah pabrikan Ducati pada 2025 hingga keluar sebagai juara dunia di musim tersebut.
Kedigdayaan kakak Alex Marquez tersebut dianalisis oleh legenda MotoGP asal Australia, Casey Stoner. Dia menyebutkan dua alasan kenapa Marc Marquez begitu mendominasi.
Bukan hanya soal kelebihannya, Stoner juga memberikan satu clue terkait kelemahan rider Spanyol berjuluk Baby Alien tersebut.
Sayangnya, dari kacamata Stoner justru tak banyak orang yang tahu soal apa kelemahan pembalap yang identik dengan nomor #93 tersebut.
Memang secara fakta Stoner tidak pernah membalap melawan Marquez secara langsung dalam gelaran balap kelas premier.
Karena pembalap Australia itu digantikan oleh Marquez di Repsol Honda setelah ia pensiun dini pada usia 27 tahun di tahun 2012.
Setelah mengamati sepanjang karier Marquez di MotoGP, Stoner percaya dominasi Marquez di kelas utama disebabkan oleh 2 kemampuan sang rider.
Pertama karena kemampuan membalap dan yang kedua soal pemahaman tentang cara membangun strategi dalam sebuah balapan.
Clue Kelemahan Marc Marquez
Juara dunia MotoGP dua kali ini tak menampik fakta bahwa banyak pembalap cepat di grid kelas utama.
Hanya saja, tak ada yang bisa memanfaatkan kemampuan mereka untuk mengalahkan Marquez.
Padahal di masa lalu dari sudut pandang Stoner, ada kelemahan Marquez yang memang tak banyak disadari oleh banyak orang.
Baca juga: Tanda Pecco Bagnaia Kembali ke Mode Juara Dunia, MotoGP 2026 Pembuktian Tuah FB63
"Saya pikir banyak pembalap terjebak dalam jebakan yang sama. Ada banyak pembalap cepat di luar sana saat ini, tetapi saya rasa tidak banyak dari mereka yang menggunakan seluruh kapasitas kemampuan membalap mereka. Di situlah Marc mengalahkan mereka sekarang," terang Stoner melansir Crash.
“Marc memang punya kelemahan besar di masa lalu yang saya rasa tidak ada yang menyadarinya dan saya tetap tidak akan mengatakan apa pun tentang itu. Namun, mengejutkan bahwa tidak ada yang mampu memanfaatkannya."
"Saya rasa itu karena semua orang (melihat Marc) seperti 'bos terakhir', dan alih-alih memikirkan apa yang perlu mereka lakukan, apa yang perlu mereka perbaiki dalam diri sendiri, atau mungkin cara membalap melawan Marc, mereka hanya melihatnya sebagai pesaing yang sangat sulit," ujar eks rider MotoGP.
Kesabaran dan Kecerdasan Marquez
Marquez melewati waktu enam tahun tanpa gelar juara dunia, waktu terlama dibanding pembalap lain dalam sejarah MotoGP. Dari terakhir ia menang pada 2019, lalu baru menang lagi pada 2025.