Jumat, 5 Juni 2026

Bulu Tangkis

Kompak, Viktor Axelsen dan Jagoan Malaysia Satu Suara soal Format Poin 3x15

Thinaah Muralitharan dan Viktor Axelsen sama-sama menilai format poin baru 3x15 yang akan diterapkan BWF layak dicoba dan berpotensi menarik.

Tayang:
Instagram @viktoraxelsen
VIKTOR AXELSEN - Selebrasi kemenangan Viktor Axelsen (Denmark) saat tampil dalam gelaran India Open 2025 di New Delhi, pada 19 Januari 2025. Rencana Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengubah sistem skor dari 3x21 menjadi 3x15 mendapat respon dari pemain. Viktor Axelsen dan jagoan Malaysia menilai format poin baru 3x15 layak dicoba dan berpotensi menarik. (Foto: Instagram @viktoraxelsen) 

Ringkasan Berita:
  • BWF berencana mengganti sistem skor 3x21 menjadi 3x15 demi pertandingan yang lebih cepat dan intens.
  • Thinaah Muralitharan Viktor Axelsen sama-sama menilai format baru layak dicoba dan berpotensi menarik.
  • Keputusan final akan ditentukan dalam rapat tahunan BWF pada 25 April di Denmark.

TRIBUNNEWS.COM - Rencana Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengubah sistem skor dari 3x21 menjadi 3x15 kembali mendapat respon dari pemain.

BWF akan mememutuskan soal poin baru 3x15 ini dalam rapat umum tahunan pada 25 April mendatang di Denmark.

Format poin baru itu diyakini bakal mengubah banyak hal dalam dunia bulu tangkis, mulai dari ritme permainan, strategi, hingga peta persaingan dunia.

Dengan 3x15, itu artinya satu gim hanya dimainkan sampai 15 poin, bukan 21 seperti yang sudah dipakai hampir dua dekade terakhir.

Artinya, pertandingan berpotensi lebih singkat, ritmenya lebih cepat, dan tekanan mental pemain meningkat karena selisih poin kecil bisa langsung menentukan hasil.

Selama ini, sistem 3x21 memberi ruang bagi pemain untuk bangkit saat tertinggal. Namun dalam format 3x15, kehilangan lima poin saja sudah membuat posisi setengah jalan menuju kekalahan. 

BWF telah menguji aturan poin tersebut dalam beberapa turnamen di level bawah, namun untuk turnamen papan atas seperti BWF World Tour belum dilakukan uji coba.

Dalam rapat tahunan pada 25 April yang bertepatan dengan gelaran Piala Thomas dan Piala Uber, BWF nantinya akan menetapkan nasib aturan poin baru ini dengan pemungutan suara dari para anggota.

Baca juga: Respons Pemain Malaysia soal Poin Bulu Tangkis 15x3, Anak Asuh Nova Widianto Pede Dapat Untung

Thinaah: Lebih Cepat, Lebih Intens

Sejumlah pemain telah bersuara mengenai aturan poin baru 3x15 ini. Mayoritas mengungakpan tak keberatan meski belum pernah merasakan dalam partai resmi.

Ganda putri nomor dua dunia asal Malaysia, Thinaah Muralitharan, menilai tak ada salahnya mencoba sistem baru tersebut.

Menurutnya, khususnya di sektor ganda putri yang sering berlangsung panjang, format 3x15 bisa membuat laga lebih ringkas dan eksplosif.

Ganda putri pasangan dari Pearly Tan ini menilai poin yang lebih pendek akan memaksa pemain tampil habis-habisan sejak awal. 

Fokus dan kesiapan mental menjadi kunci, karena kehilangan beberapa angka saja bisa langsung mengubah jalannya gim. 

Meski begitu, ia mengakui para pemain masih perlu waktu beradaptasi karena sudah terlalu lama terbiasa dengan 21 poin.

"Jadi semua orang mungkin hanya melakukan sekuat tenaga, menyerang sepenuhnya, tetap fokus sepenuhnya, dan itu pasti akan lebih intens," kata Thinaah dalam sebuah wawancara di podcast The Average Not Average. 

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved