BWF World Tour
Daftar Pemain Mundur dari All England 2026: Ada Apriyani/Lanny hingga Jagoan Korea
Beberapa pemain memutuskan mundur dari All England 2026 termasuk Apriyani/Lanny hingga jagoan Korea Selatan sektor ganda putri.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 16 wakil memutuskan mundur dari All England 2026
- Apriyani Rahayu/Lanny Tria jadi satu-satunya wakil Indonesia yang batal mentas di All England 2026
- Sisanya ada jagoan Korea Selatan di ganda putri hingga utusan Jepang nomor ganda campuran
TRIBUNNEWS.COM - Turnamen badminton bergengsi bernama All England 2026 batal diikuti beberapa pemain andalan.
Rilisan drawing All England 2026 yang diumumkan BWF pada hari Selasa (24/2/2026) kemarin juga diiringi fakta beberapa pemain mundur.
Dimulai Indonesia, ada Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari yang main di nomor ganda putri tak jadi debut di turnamen super 1000 bertajuk All England 2026.
Bukan hanya dari Indonesia, jagoan Korea Selatan sektor ganda putri juga tak jadi diperkuat andalannya yakni Kong Hee-yong/Kim Hye-jeong.
Dari nomor ganda campuran juga ada Yuta Watanabe/Maya Taguchi juga memilih mundur dari gelaran All England 2026.
Mundurnya beberapa pemain andalan masing-masing kontingen jelas bukan tanpa alasan.
Cedera dan keputusan federasi masing-masing kontingen jadi penyebab kenapa mereka harus melewatkan turnamen bergengsi tersebut.
Keputusan PBSI
Dari kasus Apriyani/Lanny, diketahui keputusan ini bukan karena cedera atau kondisi fisik yang dialami keduanya.
Akan tetapi berdasarkan keterangan PBSI, mundurkan pasangan anyar ini karena adanya program baru.
Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir PBSI mengumumkan adanya pasangan anyar untuk bermain rangkap.
Di mana hal itu dialami oleh Apriyani dan Lanny yang dipastikan bakal main rangkap di ganda putri dan campuran.
Baca juga: Komentar Tengil Nikolaus Joaquin soal Hasil Undian All England 2026
Mereka diproyeksikan menjadi mentor bagi pemain muda khususnya untuk sektor ganda campuran.
Apriyani dipastikan akan bersanding dengan Taufik Aderya dan Lanny bakal berpasangan dengan Daniel Edgar Marvino.
PBSI menegaskan adanya program ini bertujuan untuk memperkuat regenerasi ganda campuran Indonesia ke depan.
Karena itu, mereka tengah difokuskan untuk bersiap debut dengan memilih mundur dari All England 2026.