BWF World Tour
Sorotan Hasil German Open 2026: Christo Popov Nyaris Kena Tikung Underdog India
Juara BWF World Tour Finals 2025, Christo Popov (Prancis) nyaris kena tikung underdog India di babak 32 besar German Open 2026.
Ringkasan Berita:
- German Open 2026 babak 32 besar nyaris ada kejutan dari unggulan Prancis, Christo Popov
- Main sebagai unggulan pertama, Popov nyaris kena tikung underdog asal India
- Popov mampu meladeni adu setting dengan wakil India dan melesat ke babak 16 besar
TRIBUNNEWS.COM - Sorotan hasil German Open 2026 dari sektor tunggal putra, pemain dengan status unggulan pertama, Christo Popov (Prancis) nyaris kena tikung, Rabu (25/3/2026).
Bermain di Westenergie Sporthalle, Jerman, Christo yang berjuang ke babak 16 besar harus meladeni perlawanan mengejutkan dari Kiran George (India).
Situasi Christo yang nyaris tertikung di gim kedua jadi bukti bahwa status unggulan pertama ternyata bukan jaminan langkah mulus bagi tunggal putra Prancis di German Open 2026.
Untunnya, Christo berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar lewat kemenangan straight game 21-10, 22-20.
Kemenangan Christo didapat setelah duel cukup alot di gim kedua dengan durasi total laga tersebut selama 47 menit.
Jalannya pertandingan gim kedua memberikan peringatan keras bagi sang favorit juara.
Dominasi Awal yang Menipu
Pada gim pertama, Christo menunjukkan kelasnya sebagai pemain peringkat atas dunia.
Ia mendominasi setiap jengkal lapangan dan tidak memberikan kesempatan bagi Kiran George untuk mengembangkan permainan.
Dengan kombinasi serangan tajam dan pertahanan yang rapat, Christo menutup gim pertama dengan skor telak 21-10.
Taktisnya performa Christo bikin penonton di arena sempat menduga pertandingan akan berakhir cepat.
Kejutan 'Adu Setting' di Gim Kedua
Memasuki gim kedua, situasi berubah 180 derajat.
Kiran George, yang menempati peringkat jauh di bawah Christo, mulai tampil lepas dan berani untuk meladeni sang juara BWF World Tour Finals 2025.
Pemain muda India ini berhasil mengeksploitasi kelengahan Christo yang tampak sedikit mengendurkan tekanan.
Kiran terus menempel ketat perolehan poin hingga puncaknya terjadi di masa kritis.
Baca juga: Kejutan German Open 2026: Unggulan Prancis Tersisih, Liang/Wang Nyaris Dikalahkan Murid Herry IP
Upaya Kiran untuk mengejar ketertinggalan terus ditunjukkan sejak awal gim kedua dengan menempel mulai skor 8-8 hingga 10-10.