MotoGP
Daftar Pemenang Race Perdana MotoGP Sejak 2013: Marc Marquez Bukan Jagoan
Fakta menarik dalam daftar pemenang race perdana motogp sejak 2013, Marc Marquez bukan favorit, tapi musim 2026 bisa jadi panggungnya.
Ringkasan Berita:
- Daftar pemenang race perdana MotoGP sejak 2013 menunjukkan Marc Marquez bukan favorit
- Ada beberapa rider elite lain yang bisa menghalangi Marquez untuk menang di race perdana
- Musim 2026 bisa jadi lanjutan kisah dominannya dengan Ducati Lenovo, dimulai dari race perdana
TRIBUNNEWS.COM - Balapan pembuka atau race perdana MotoGP selalu menjadi panggung penuh drama dan tekanan mental.
Sejak era 2013, Sirkuit Lusail di Qatar hampir selalu menjadi saksi bisu siapa yang paling siap mengawali musim.
Menilik statistik pemenang race perdana dalam 13 tahun terakhir, muncul satu fakta unik yakni Marc Marquez bukanlah spesialis balapan pembuka.
Meskipun menyandang gelar juara dunia delapan kali, The Baby Alien seringkali butuh waktu untuk siap tempur.
Namun, menjelang musim 2026, narasi tersebut diprediksi akan berubah total saat ia bersanding dengan Francesco 'Pecco' Bagnaia di tim pabrikan Ducati.
Pembalap Menang di Race Perdana (Sejak 2013)
2013: Jorge Lorenzo (Yamaha) - Qatar
2014: Marc Marquez (Honda) - Qatar
2015: Valentino Rossi (Yamaha) - Qatar
2016: Jorge Lorenzo (Yamaha) - Qatar
2017: Maverick Vinales (Yamaha) - Qatar
2018: Andrea Dovizioso (Ducati) - Qatar
2019: Andrea Dovizioso (Ducati) - Qatar
2020: Fabio Quartararo (Yamaha) - Jerez
2021: Maverick Vinales (Yamaha) - Qatar
2022: Enea Bastianini (Gresini Ducati) - Qatar
2023: Francesco Bagnaia (Ducati) - Portimao
2024: Francesco Bagnaia (Ducati) - Qatar
2025: Marc Marquez (Ducati) - Thailand
Marquez Bukan Raja Balapan Pertama
Melihat data di atas, Marquez tercatat hanya memenangkan balapan pembuka sebanyak dua kali dalam 13 musim terakhir yakni 2014 dan 2025.
Di masa kejayaannya bersama Honda, Marquez seringkali kalah tipis dari pembalap seperti Andrea Dovizioso atau Jorge Lorenzo.
Karakter Marquez yang agresif biasanya lebih menonjol di pertengahan musim saat pengembangan motor mencapai puncaknya.
Akan tetapi, kemenangan di seri pembuka 2025 di Thailand bersama Ducati menunjukkan bahwa adaptasi Marquez dengan Desmosedici telah mencapai level yang mengesankan.
Baca juga: Daftar Tinggi Badan Pembalap MotoGP 2026: Posisi Adik Valentino Rossi Digeser Toprak
Duet Maut di Garasi Merah
Memasuki musim 2026, peta kekuatan MotoGP akan berpusat di garasi Ducati Lenovo.
Keberadaan dua juara dunia, Marc Marquez dan Pecco Bagnaia, menciptakan 'Dream Team' yang jarang terjadi dalam sejarah MotoGP modern.
Pecco Bagnaia sendiri adalah spesialis awal musim yang luar biasa, terbukti dengan kemenangannya di Portimao (2023) dan Qatar (2024).
Kombinasi data ini menunjukkan bahwa Ducati akan sulit dibendung sejak lampu start padam di balapan pertama 2026 nanti.
Statistik masa lalu mungkin menempatkan Marquez sebagai pembalap yang lambat panas, namun kemenangannya di Thailand 2025 adalah peringatan keras.
Bersama Ducati yang dominan, Marquez bisa dikatakan memiliki semua alat untuk menghapus label bukan jagoan race perdana dan langsung tancap gas demi meraih gelar dunia kesembilannya.
(Tribunnews.com/Niken)