Selasa, 14 April 2026

MotoGP

MotoGP 2026 - Belum Pernah Seletih Ini, Ada Apa dengan Marc Marquez?

Jurnalis MotoGP Simon Patterson bertanya apa yang terjadi dengan Marc Marquez pada MotoGP Thailand 2026 karena kali pertama terlihat seletih ini.

Laman Resmi MotoGP
WAJAH LETIH MARC MARQUEZ - Perkenalan Marc Marquez sebagai salah satu penghuni line-up Ducati Lenovo Team untuk MotoGP 2026 yang berlangsung di Resor Ski Madonna Di Campiglio, Italia, Senin (19/1) waktu setempat. Ada apa dengan Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026 karena belum pernah melihatnya seletih ini. 
Ringkasan Berita:
  • Marc Marquez memperlihatkan sosok yang berbeda pada hasil buruk diraihnya pada balapan MotoGP Thailand 2026 akhir pekan lalu
  • Jurnalis kawakan MotoGP Simon Patterson mengklaim belum pernah dirinya melihat Marc Marquez seletih ini, bahkan setelah insiden horor highside di MotoGP 2020
  • Marc Marquez mengaku bisa finis di podium kedua andai bannya tidak bermasalah

TRIBUNNEWS.COM - MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Buriram menghadirkan seabrek tanda tanya, khususnya kepada pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez.

Terlepas dari insiden pada main race MotoGP Thailand 2026, Minggu (1/3), Marc Marquez tidak seperti biasanya.

Letih, lelah, dan lesu tergambar di wajah pembalap berjuluk The Baby Alien ini. Menjadi pertanyaan, mengapa hal ini bisa sampai dialami oleh Marc Marquez.

Tidak bisa dipungkiri bahwa The Baby Alien belum fit sepenuhnya atas cedera yang dia alami pada GP Mandalika tahun lalu.

Kondisinya diperparah dengan insiden crash sebanyak tiga kali pada tes pramusim terakhir MotoGP 2026 di Buriram.

Tetapi dalam riwayatnya, Marc Marquez belum pernah memperlihatkan wajah dan kondisi selesu ini. Bahkan ketika pasca-kecelakaan horor highside pada MotoGP Spanyol 2020, Marquez masih menunjukkan ekspresi wajah tegar dan bersemangat.

Kondisi Marc Marquez pada MotoGP Thailand 2026 tak sedikit yang memberikan sorotan, khususnya di kalangan jurnalis.

Dia adalah Simon Patterson, jurnalis berpengalaman di MotoGP ini mengakui, tidak pernah melihat Marc Marquez dalam kondisi terpuruk seperti yang dialaminya pada balapan akhir pekan lalu.

Bahasa tubuhnya disebut tidak seperti biasanya, kurang agresif dan bahkan terlihat sedikit kecewa sejak awal pekan.

"Dia (Marc Marquez-red) mengatakan bahwa jika dirinya tak mengalami masalah dalam balapan, dia yakin finis di posisi kedua,” katanya setelah MotoGP Thailand, dikutip dari laman The Race.

"Saya tidak tahu apakah itu benar karena setelah Sprint Race pada hari Sabtu, dia terlihat sangat lesu, seperti yang belum pernah saya lihat pada Marc Marquez sebelumnya." 

"Dia terlihat sangat lesu seperti saat balapan-balapan di mana cedera membuatnya terlihat sangat kesakitan," tambahnya.

Baca juga: Ada Permusuhan yang Dibawa Pecco Bagnaia untuk Marc Marquez dari Sepang Clash 2015

Pengakuan Marc Marquez Andai Ban Tak Bermasalah 

Bukan rahasia lagi kalau Marc Marquez sempat menghadapi tantangan besar menjelang seri ini.

Ia sempat mengakui bahwa dirinya belum sepenuhnya fit 100 persen, masih merasakan sisa cedera dari musim sebelumnya yang membekas pada tubuhnya, terutama di bahu.

Situasinya diperparah dengan insiden pecah ban menjelang akhir balapan.

Kerusakan tersebut bahkan membuat pelek motor Ducati tunggangannya ikut hancur. Meski mengalami kemalangan, Marquez merasa beruntung tidak mengalami kecelakaan fatal saat ban motornya meledak.

Juara dunia delapan kali itu pun yakin bisa finis di posisi empat besar, atau bahkan podium kedua, andai bannya tetap utuh.

"Aku tidak tahu pasti. Aku tidak bisa memastikan apakah itu terjadi setelahnya, tapi aku rasa tidak. Begitu bannya meledak, sepertinya itu terjadi bersamaan dengan peleknya, yang kemudian membuat ban terlepas dari dudukannya," ujar Marc Marquez, dikutip dari laman Diario AS.

"Beruntung, saat itu aku sudah melaju pelan. Jika tidak, aku pasti sudah mengalami kecelakaan hebat," tambahnya.

Saat ditanya mengenai prediksi posisinya jika tidak ada kendala teknis, Marc Marquez menjawab dengan nada serius: "Keempat sudah pasti, ketiga sangat mungkin, dan kedua, mungkin saja."

Hal ini membuat adaptasi Marc Marquez pada motor Ducati Desmosedici GP26 belum optimal seperti dulu. Meskipun gagal finis di MotoGP Thailand, Marquez sendiri mencoba bersikap positif.

Ia menegaskan kepada media bahwa tidak ada gunanya tenggelam dalam kekecewaan dan dirinya bersama tim tetap fokus untuk bekerja keras di seri-seri berikutnya.

Musim ini sendiri dibuka dengan kejutan besar, di mana Marco Bezzecchi dari Aprilia tak terbendung dan berhasil meraih kemenangan, sementara rival-rival kuat seperti Pedro Acosta dan Raul Fernandez juga tampil impresif untuk finis podium.

Tidak adanya Ducati pada podium menandai titik awal persaingan yang jauh lebih sengit di MotoGP 2026.

(Tribunnews.com/Giri)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved