BWF World Tour
Sinyal Merah Malaysia Jelang Thomas Cup 2026: Performa Lee Zii Jia Mengkhawatirkan
Torehan minor Lee Zii Jia berlanjut di Swiss Open 2026, skuad Thomas Cup 2026 Malaysia cukuo mengawatirkan soal performa sang jagoan.
Ringkasan Berita:
- Lee Zii Jia harus tersingkir dari Swiss Open 2026 setelah kalah telak dua gim langsung dari tunggal putra Singapura, Jason Teh
- Berakhirnya masa berlaku protect ranking memaksa Lee Zii Jia merangkak dari babak kualifikasi karena peringkat aslinya merosot ke posisi 96 dunia
- Harapan Malaysia di sektor tunggal putra kini tersisa pada Justin Hoh yang berhasil melaju ke babak kedua setelah menumbangkan wakil tuan rumah Eropa
TRIBUNNEWS.COM - Torehan hasil minor yang jadi kabar tak sedap kembali menyelimuti bulu tangkis Malaysia di tengah gelaran Swiss Open 2026.
Upaya mantan tunggal putra nomor dua dunia, Lee Zii Jia, untuk membangkitkan kembali kariernya justru menemui jalan buntu.
Sang bintang dipaksa angkat koper lebih awal setelah tumbang secara mengejutkan pada babak pertama Swiss Open 2026.
Pemain berusia 27 tahun itu harus mengakui keunggulan wakil Singapura, Jason Teh, dengan skor telak 21-12 dan 21-14.
Yang lebih menyakitkan, kekalahan ini terjadi hanya dalam durasi 28 menit—sebuah catatan waktu yang sangat singkat untuk sekelas pemain yang pernah juara All England 2021.
Kehilangan Protect Ranking
Swiss Open kali ini menjadi turnamen perdana Zii Jia tanpa fasilitas protected ranking (peringkat dilindungi) yang telah kedaluwarsa pada Januari lalu.
Tanpa dukungan tersebut, peraih medali perak Olimpiade Paris 2024 ini harus mengandalkan peringkat aslinya yang kini anjlok hingga ke urutan 96 dunia.
Kondisi ini membuat langkah Zii Jia kian terjal. Ia tidak lagi memiliki akses langsung ke turnamen level tinggi dan harus rela merangkak dari babak kualifikasi, bahkan untuk turnamen level Super 300 seperti di Swiss pekan ini.
Meski berhasil melewati kualifikasi, keharusan memainkan lebih banyak pertandingan menjadi bumerang bagi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih pasca-cedera.
Skenario serupa juga menanti Zii Jia pada ajang Orleans Masters di Prancis pekan depan. Jika ingin kembali mendapatkan tiket langsung ke babak utama World Tour, Zii Jia wajib segera merangkak naik setidaknya ke posisi 40 besar dunia.
Harapan pada Justin Hoh
Kekalahan ini menjadi pukulan telak badminton Malaysia mengingat Zii Jia sempat menunjukkan sinyal kebangkitan awal tahun ini dengan menembus perempat final Thailand Masters.
Namun, masalah cedera yang terus menghantui tampaknya kembali merusak ritme permainannya.
Baca juga: Menanti Magis Ginting di Swiss Open 2026 demi Tiket Babak Perempat Final setelah 2 Tahun
Publik Malaysia kini diliputi kecemasan. Pasalnya, bulan depan turnamen beregu prestisius Thomas Cup akan digelar di Horsens, Denmark. Malaysia sangat membutuhkan Zii Jia dalam kondisi terbaik.
Dengan tumbangnya Zii Jia, harapan Negeri Jiran kini bertumpu pada pundak Justin Hoh. Pemain peringkat 36 dunia itu tampil heroik dengan menyingkirkan wakil Prancis, Arnaud Merkle, lewat drama rubber game 20-22, 21-16, dan 21-17.
Pada babak kedua, Justin akan menantang wakil India, Tharun Mannepalli, yang melaju setelah Kenta Nishimoto (Jepang) memutuskan retired di gim ketiga. Justin diunggulkan dalam laga ini berkat keunggulan head-to-head 3-1 atas sang lawan.
(Tribunnews.com/Niken)