Tenis
Final Impian Indian Wells 2026 Putri, Misi Balas Dendam Sabalenka ke Rybakina
Final Indian Wells 2026 putri jadi kesempatan Aryna Sabalenka untuk balas dendam vs Elena Rybakina sekaligus memburu gelar pertamanya di California.
Ringkasan Berita:
- Aryna Sabalenka dan Elena Rybakina melaju ke final Indian Wells Open setelah menang atas Linda Noskova dan Elina Svitolina.
- Laga puncak ini menjadi ajang balas dendam Sabalenka setelah kalah dari Rybakina pada final Australian Open awal tahun.
- Rybakina memiliki rekor kuat di final rivalitas mereka dengan memenangkan empat dari lima final yang pernah mempertemukan keduanya.
TRIBUNNEWS.COM - Final ideal tercipta pada turnamen Indian Wells Open 2026 setelah dua petenis papan atas dunia, Aryna Sabalenka dan Elena Rybakina, memastikan tempat di partai puncak.
Sabalenka melangkah ke final usai menyingkirkan petenis Republik Ceko Linda Noskova dengan kemenangan dua set langsung 6-3, 6-4 pada semifinal.
Sementara itu, Rybakina mengamankan tiket final setelah mengalahkan wakil Ukraina Elina Svitolina dengan skor 7-5, 6-4 dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Pertemuan di final nanti menjadi laga yang sarat gengsi bagi Sabalenka, sang petenis nomor satu dunia WTA saat ini.
Sabalenka yang juga menjadi unggulan pertama di Indian Wells 2026 memiliki motivasi besar untuk membalas kekalahan dari Rybakina pada final Australian Open awal tahun ini.
Sepanjang musim 2026, Sabalenka tampil impresif dengan mencatat 15 kemenangan dari 16 pertandingan. Bahkan di Indian Wells ia belum kehilangan satu set pun.
Satu-satunya kekalahan yang dialami petenis asal Belarus ini justru datang dari Elena Rybakina di Melbourne.
Baca juga: Sorotan Semifinal Indian Wells 2026: Rekor Baru Bagi Alcaraz, Rybakina, dan Svitolina
Bagi Sabalenka, final dalam turnamen bernama resmi BNP Paribas Open kali ini juga menjadi kesempatan ketiga dalam empat tahun terakhir untuk memperebutkan gelar di Indian Wells.
Namun hingga kini ia belum pernah berhasil menjadi juara di turnamen yang sering dijuluki “Grand Slam kelima” tersebut.
"Rasanya menyenangkan bisa kembali ke final. Saya pernah kalah di beberapa final di sini, jadi kali ini saya akan memastikan tampil lebih siap," ujar Sabalenka, dikutip dari Independent.
Rybakina Dominan di Final Rivalitas
Di sisi lain, Rybakina datang dengan kepercayaan diri tinggi. Petenis Kazakhstan itu memiliki rekor yang cukup baik saat menghadapi Sabalenka di laga puncak.
Dalam enam bulan terakhir saja, Rybakina sudah dua kali mengalahkan Sabalenka di final turnamen.
Ia menjuarai WTA Finals pada November lalu sebelum kembali menundukkan Sabalenka di final Australian Open.
Secara keseluruhan, dari lima final yang pernah mempertemukan keduanya, Rybakina berhasil memenangkan empat di antaranya.
Meski demikian, secara total pertemuan Sabalenka masih unggul tipis dengan delapan kemenangan berbanding tujuh milik Rybakina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Aryna-Sabalenka-Wuhan-Open-2025.jpg)