BWF World Tour
Harapan Tuan Rumah Orleans Masters 2026 Ada di Alex Lanier dan Runner-Up All England 2026
Harapan besar tuan rumah Orleans Masters 2026 ada di pundak Alex Lanier dan runner-up All England 2026 demi raihan gelar juara.
Ringkasan Berita:
- Alex Lanier menjadi harapan tuan rumah untuk mempertahankan gelar tunggal putra meski dihantui rekor pertemuan buruk melawan rekan senegaranya
- Andalan tuan rumah lainnya, ada Gicquel/Delrue yang akan mengusung misi balas dendam di rumahnya sendiri
- Ganda putra Indonesia, Leo Carnando/Bagas Maulana, mendapatkan keuntungan posisi unggulan ketiga yang mempermudah jalan mereka menuju partai final.
TRIBUNNEWS.COM - Orleans Masters 2026 resmi bergulir hari ini dengan tensi yang langsung memanas sejak babak pertama dan kualifikasi, Selasa (17/3/2026).
Publik Prancis menaruh harapan besar pada pundak sang jagoannya, Alex Lanier. Pemain tunggal putra peringkat 10 dunia tersebut mengusung misi besar untuk mempertahankan gelar juara di hadapan pendukungnya sendiri.
Menempati posisi unggulan kedua, Lanier tengah berupaya memutus dahaga gelar BWF World Tour sejak terakhir kali naik podium tertinggi di tempat yang sama pada Maret tahun lalu.
Meski sempat mencatatkan prestasi gemilang sebagai runner-up di ajang bergengsi Japan Open 2025 (Super 750) Juli silam, gelar juara tetap menjadi target harga mati bagi pemuda Prancis ini.
Namun, langkah Lanier dipastikan tidak akan mudah. Di babak pembuka, ia sudah harus melakoni derbi melawan rekan senegaranya, Arnaud Merkle.
Secara statistik, Merkle masih memegang keunggulan head-to-head 2–1 atas Lanier, sebuah catatan yang menjadi peringatan dini bagi sang juara bertahan.
Misi Balas Dendam Gicquel/Delrue
Di sektor ganda campuran, publik tuan rumah kembali memiliki jagoan pada diri Thom Gicquel/Delphine Delrue.
Menempati posisi unggulan pertama, Gicquel/Delrue datang dengan motivasi tinggi setelah nyaris mencetak sejarah sebagai runner-up All England 2026 dua pekan lalu.
Juara Orleans Masters 2019 ini memiliki jalur yang relatif menguntungkan menuju final.
Namun, ancaman serius mengintai dari pasangan Denmark, Jesper Toft/Amalie Magelund.
Baca juga: Efek Memanasnya Konflik Timur Tengah, Thalita Batal Beraksi di Orleans Masters 2026
Sebagai juara bertahan edisi 2025, Toft/Magelund berpotensi menjadi batu sandungan besar jika kedua pasangan ini bertemu di babak semifinal.
Gicquel/Delrue sendiri akan mengawali turnamen melawan Chen Cheng Kuan/Hsu Yin Hui, pasangan Taiwan yang pernah mereka kalahkan dua kali sebelumnya.
Peluang Emas Wakil Indonesia
Sektor ganda putra juga mengalami perombakan drastis setelah unggulan utama asal Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, memutuskan mundur dari turnamen.
Situasi ini menjadi berkah tersembunyi bagi wakil Indonesia, Leo Carnando/Bagas Maulana.
Leo/Bagas kini naik posisi menjadi unggulan ketiga turnamen. Perubahan ini diharapkan mempermudah jalan mereka dalam perburuan poin krusial untuk memperbaiki peringkat dunia.
Di babak pembuka, mereka akan ditantang oleh pasangan Taiwan, Chen Cheng Kuan/Lin Bing Wei.
Dengan mundurnya ganda putra nomor satu Denmark tersebut, peluang Indonesia untuk membawa pulang gelar juara dari Prancis kini terbuka lebar.
(Tribunnews.com/Niken)